IHSG Melemah di Awal Transaksi, Namun Tiga Saham Ini Tetap Perkasa
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (26/1/2024), sempat dibuka stagnan, namun dalam beberapa detik kemudian berbalik anjlok. IHSG terkoreksi 30 poin (0,47%) menjadi 7.146.
Pelemahan indeks dipicu atas koreksi sebagian besar sektor saham, seperti saham sektor industry, sektor keuangan, dan sektor logistic. Sebaliknya penguatan tipis melanda saham sektor properti, kesehatan, dan konsumer non primer.
Baca Juga
Meski IHSG bergerak di zona merah, tiga saham ini berhasil melesat, saham PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) naik Rp 265 (14,29%) menjadi Rp 2.120, PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) naik Rp 15 (13,16%) menjadi Rp 129, dan PT ICTI Jasa Prima Tbk (KARW) kembali cetak lompatan harga Rp 6 (9,38%) menjadi Rp 70.
Sebaliknya tiga saham dengan penurunan paling dalam dicatatkan dua saham emiten Prajogo Pangestu ini, yaitu saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) dan PT Petrindo Jaya Kreasi tbk (CUAN). Koreksi dalam juga melanda saham PT Widiant Jaya Krenindo Tbk (WIDI).
Baca Juga
Data Ekonomi AS yang Kuat Dorong Harga Minyak Melonjak Sekitar 3%
IHSG kemarin ditutup sebanyak 49,78 poin (0,69%) menjadi 7.178,04. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 49,03 miliar. Net sell terbanyak melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 101,69 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 70,55 miliar, dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 33,90 miliar.
Sebaliknya indeks Wall Street ditutup menguat dengan kenaikan tertinggi melanda indeks S&P500 sebanyak 0,53%, indeks Dow Jones mencapai 0,64%, dan indeks Nasdaq menguat 0,18%.

