Indosat (ISAT) Anggarkan Dana Rp 1,5 Triliun untuk Bangun Jaringan di Indonesia Timur
JAKARTA, investortrust.id – PT Indosat Tbk (ISAT) atau Indosat Ooredoo Hutchison mengungkap komitmen untuk melakukan ekspansi ke wilayah Indonesia timur.
“Kami ingin memastikan bahwa kami menjajaki daerah rural dan kami ingin berhati-hati,” ujar CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha dalam acara Media Update Full Year 2023 secara daring, Kamis (07/02/2024).
Vikram Sinha menegaskan bahwa pihaknya akan fokus untuk mengembangkan sales dan service point di daerah rural seperti di luar Jawa, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua agar mendapatkan akses internet yang baik.
Lebih lanjut, ia membeberkan bahwa Indosat telah menganggarkan Rp 1,5 triliun dari total capital expenditure (capex) atau belanja untuk mengupayakan komitmen tersebut.
Baca Juga
“Capex lebih dari Rp 1,5 triliun yang telah kami lakukan untuk memastikan kami memiliki jaringan yang baik harus kami layani,” ungkapnya.
Vikram juga menegaskan, bahwa Indosat akan terus memastikan bahwa pelanggan di semua wilayah mendapatkan harga internet dan pengalaman yang merata, sama seperti yang ada di Metropolitan.
“Kami ingin memastikan pengalaman yang tepat sehingga semua pelanggan mendapatkan harga dan pengalaman yang sama seperti di kota Metropolitan,” pungkasnya.
Baca Juga
Sementara itu, Indosat menganggarkan Capex sebesar Rp 12 triliun pada tahun 2024. Ke depannya, Capex tersebut akan difokuskan untuk memperluas cakupan jaringan dan kapasitas internet di luar pulau Jawa.
Pada kesempatan yang sama, Direktur dan Chief Business Officer Indosat Muhammad Buldansyah mengatakan bahwa pihaknya akan melanjutkan perjuangan di 2024 untuk tujuan yang lebih luas yaitu empowering every Indonesia.

