Jasa Marga (JSMR) Cetak Kenaikan Laba 8,3% di Semester I-2026, Berikut Penopangnya
JAKARTA, investortrust.id – PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) dan entitas anaknya berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang solid pada paruh pertama tahun 2026 yang ditunjukkan peningkatan laba periode berjalan lebih dari 8,3% menjadi Rp 2,62 triliun, dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 Rp 2,42 triliun.
JSMR dalam rilis kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (31/8/2026), peningkatan laba periode berjalan ini ditopang oleh pertumbuhan positif pada lini bisnis operasional inti perusahaan. Terdapat beberapa faktor kunci yang mendorong penguatan laba Jasa Marga pada periode ini.
Baca Juga
Pendapatan tol meningkat dari Rp 8,90 triliun pada semester I-2025 menjadi Rp 9,50 triliun pada semester I-2026. Kenaikan laba juga turut ditopang peningkatan pendapatan usaha lainnya dari Rp 678,65 miliar menjadi Rp 798,23 miliar. Sebaliknya pendapatan konstruksi turun dari Rp 4,36 triliun menjadi Rp 2,80 triliun.
Solidnya pertumbuhan pendapatan tol tersebut mendorong peningkatan pada efisiensi operasional. Hal ini tercermin dari Laba bruto perseroan yang meningkat dari Rp 5,63 triliun menjadi Rp 6,10 triliun. Sejalan dengan itu, laba usaha juga terkerek naik menjadi Rp 5,12 triliun dari sebelumnya Rp 4,80 triliun.
Baca Juga
Tumbuh 17,52%, BRI (BBRI) Cetak Laba Rp 31,18 Triliun di Semester I 2026
Kenaikan laba juga didukung kontribusi entitas asosiasi selain dari aktivitas operasional utama, bagian atas laba neto entitas asosiasi dan ventura bersama juga memberikan kontribusi positif terhadap perolehan laba perusahaan. Kontribusinya meningkat dari Rp 145,28 miliar menjadi Rp 202,80 miliar. Penghasilan lain-lain juga sedikit meningkat menjadi Rp 100,40 miliar.
Kenaikan tersebut berdampak terhadap peningkatan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dari Rp 1,87 triliun menjadi Rp 1,90 triliun. Adapun laba per saham dasar anaik Rp 256 menjadi Rp 263.
