IHSG Diprediksi Bergerak Volatil Hari Ini, Saham BBNI hingga VKTR Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (31/8/2026), diproyeksikan bergerak volatil rentang 6.500-6.568. Tiga saham BBNI, BFIN, dan VKTR direkomendasikan beli.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa IHSG berpeluang bergerak volatil dengan kecenderungan terbatas pada awal pekan, seiring meningkatnya aktivitas rebalancing MSCI. Tekanan teknikal berpotensi memuncak menjelang penutupan 31 Agustus serta saham-saham yang keluar dari indeks Small Cap MSCI.
Baca Juga
Tekan 'Backlog' hingga Rampungkan Proyek Mangkrak, Dony Oskaria Serius Benahi BUMN Perumahan
“Meski demikian sebagian besar sentimen tersebut sudah priced-in sejak pengumuman 13 Agustus, tekanan diperkirakan mulai mereda setelah rebalancing efektif. Dari sisi makro, pasar akan mencermati inflasi Agustus dengan konsensus 3,13% YoY, core inflation 2,80%, PMI manufaktur 50,5, serta neraca perdagangan Juli yang diperkirakan defisit US$ 600 juta,” tulisnya. \
Inflasi yang masih dalam target BI dan PMI yang tetap ekspansif menjadi penopang, meski pelemahan neraca perdagangan berpotensi menambah tekanan pada Rupiah dan ruang kebijakan BI.
Terkait saham pilihan, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham BBNI dengan target harga Rp 3.820-3.930, BFIN dengan target harga Rp 945-990, dan VKTR dengan target harga Rp 990-1.085.
Baca Juga
Akhir pekan lalu,IHSG ditutup melemah tipis sebanyak 3,63 poin (0,06%) menjadi 6.518 disertai dengan investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 482,24 miliar. Net sell terbanyak melanda ssaham DSSA senilai Rp 166,51 miliar, GOTO mencapai Rp 96,56 miliar, dan BUMI senilai Rp 81,53 miliar.
Penurunan IHSG dipicu atas pelemahan mayoritas sektor saham, yaitu industri 1,41%, energi 0,65%, material dasar 0,42%, konsumer non primer 0,36%, infrastruktur 0,64%, teknologi 0,58%, dan kesehatan 0,71%. Sebaliknya penguatan melanda saham konsumer primer 0,52%, keuangan 0,67%, dan transportasi 0,44%.
Meski IHSG ditutup melemah tipis, sejumlah saham ini justru berhasil torehkan pengutan hingga auto reject atas (ARA), yaitu LABA naik 34,38% menjadi Rp 129, SSTM menguat 25% menjadi Rp 480, dan BIKE menguat 24,52% menjadi Rp 965. Meski tak ARA, saham BAPA melesat 19,18% menjadi Rp 174 dan PYFA menguat 15,04% menjadi Rp 260.
