Catherine Hindra Resmi Mundur, GOTO Siapkan RUPSLB di 14 Oktober 2026
JAKARTA, investortrust.id – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menerima surat pengunduran diri Catherine Hindra Sutjahyo dari jabatannya sebagai wakil direktur utama perseroan pada 28 Agustus 2026. Alasan pengunduran diri merupakan pribadi dan keluarga.
Selanjutnya, GOTO akan mengikuti ketentuan yang berlaku, termasuk POJK 33/2014 dan POJK 15/2020 serta Anggaran Dasar Perseroan. GOTO akan meminta persetujuan pemegang saham atas pengunduran diri Catherine melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
Baca Juga
BEI akan Hapus Batas Harga Saham Rp 50, Saham GOTO Berpotensi Lebih Likuid!
RUPSLB GOTO dijadwalkan berlangsung pada 14 Oktober 2026. “Peristiwa ini tidak berdampak merugikan terhadap kegiatan operasional, kondisi hukum, keuangan dan kelangsungan usaha Perseroan,” demikian disampaikan Manajemen GOTO dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (28/8/2026).
Setelah pengunduran diri Catherine Hindra Sutjahyo, jajaran Direksi GOTO terdiri atas Direktur Utama Hans Patuwo, Direktur Simon Tak Leung Ho, Direktur Monica Lynn Mulyanto, Direktur R.A. Koesoemohadiani, Direktur Wuzhen (William) Xiong, dan Direktur Sudhanshu Raheja.
Baca Juga
GOTO Tinggalkan MSCI, Tapi Masih Bertahan di IDX30, LQ45 dan IDX80
Sementara itu, Dewan Komisaris GOTO terdiri atas Komisaris Utama Agus D. W. Martowardojo, Komisaris Independen John A. Prasetio, Dirk Van den Berghe, dan Marjorie Tiu Lao, serta Komisaris Wishnutama Kusubandio, Andre Soelistyo, dan Santoso Kartono.
Terkait kinerja keuangan, pada kuartal II-2026, GOTO membukukan laba bersih sebesar Rp252 miliar. Pendapatan bersih perseroan mencapai Rp5,7 triliun. EBITDA Grup yang disesuaikan untuk pertama kalinya menembus Rp1 triliun. GOTO juga tetap berada di jalur untuk mencapai target EBITDA Grup yang disesuaikan sebesar Rp3,2 triliun hingga Rp3,4 triliun pada tahun ini.
