IHSG Cenderung Lanjutkan Penguatan Hari Ini, Saham EXCL hingga HRUM Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (28/8/2026), diproyeksikan bergerak mixed cenderung positif rentang 6.363-6.550. Tiga saham EXCL, INET, dan HRUM direkomendasikan beli.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa IHSG akan bergerak mixed to positive dengan support 6.360–6.400 dan resistance 6.600–6.630. Secara teknikal, IHSG berhasil rebound dari area MA20 6.359 dan ditutup kembali di atas 6.500. Struktur bullish jangka pendek masih terjaga, namun indeks kini kembali mendekati resistance trendline 6.600–6.630, sehingga perlu breakout untuk membuka ruang penguatan lebih lanjut.
“Katalis selanjutnya akan tertuju pada pidato Chairman The Fed di Jackson Hole pada Jumat (28/8), terutama terkait arah kebijakan suku bunga AS. Dari domestik, investor juga akan mencermati perkembangan pasca aksi demonstrasi dan stabilitas pasar setelah penguatan IHSG hari ini,” tulisnya.
Baca Juga
Qatar–Iran Bahas Koridor Hormuz, AS Siapkan Pengiriman Kapal Induk
Laju IHSG juga akan diupengaruhi penguatan pasar saham AS semalam, yaitu Dow Jones naik 0,20%. Kenaikan juga melanda S&P500 sebanyak 0,72% dan Nasdaq melambung 1,57%. Sedangkan harga minyak naik tipis, begitu juga dengan emas.
Terkait saham pilihan, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham EXCL dengan target harga Rp 2.840-2.910, INET dengan target harga Rp 358-370, dan HRUM dengan target harga Rp 935-975.
Kemarin, IHSG ditutup melambung 116,06 poin (1,81%) ke level 6.521 disertai dengan pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 262,11 miliar. Net sell terbanyak disumbangkan lima saham berikut, yaitu BBRI senilai Rp 274,41 miliar, GOTO sebanyak Rp 108,44 miliar, dan BBNI mencapai Rp 88,98 miliar.
Baca Juga
Sabet Penghargaan Investortrust CSR Awards 2026, Program Gembira IPCC Berhasil Tekan Stunting
Lompatan IHSG hari ini ditopang penguatan seluruh sektor saham, yaitu saham sektor industri naik 3,95%, konsumer primer 3,79%, kesehatan 3,76%, sektor energi 3,20%, properti 2,86%, infrastruktur 2,83%, transportasi 2,84%, material dasar 2,33%, dan keuangan 0,79%.
Adapun saham dengan kenaikan harga paling pesat, yaitu KETR menguat 25% menjadi Rp 775, BIKE melesat 24,19 menjadi Rp 770, NICK naik 24,92% menjadi Rp 1.930, CBUT naik 24,68% menjadi Rp 960, LIFE menguat 19,85% menjadi Rp 8.150, dan POLU naik 19,75% menjadi Rp 19.400. Meski tidak ada ARA, saham GRPH, KOTA, KIJA, dan PADA melesat.
