IHSG Cenderung Lanjutkan Penguatan, Tiga Saham Dipimpin BMRI Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id –Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (17/6/2026), berpotensi melanjutkan penguatan dengan rentang pergerakan 6.300-6.360. Tiga saham BMRI, MDKA, dan SMIL layak direkomendasikan beli.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa IHSG berpotensi melanjutkan penguatan, seiring terbentuknya pola V-shape recovery dan keberhasilannya kembali bertahan di atas level psikologis 6.000. Sentimen positif didukung oleh ekspektasi Bank Indonesia dan The Fed yang diperkirakan mempertahankan suku bunga.
Baca Juga
Saham Teknologi Tekan Wall Street, tapi Dow Malah Cetak Rekor Baru dan Sempat Tembus 52.000
Laju IHSG juga didukung meredanya risiko geopolitik pasca kesepakatan damai AS-Iran yang mendorong penurunan harga minyak dan penguatan Rupiah. “Secara teknikal, momentum rebound masih terjaga selama IHSG bertahan di atas support 6.071–5.931, dengan potensi melanjutkan penguatan menuju resistance 6.300–6.360,” tulisnya.
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi berlanjutnya penguatan Dow Jones sebanyak 0,64%. Sebaliknya indeks Nasdaq dan S&P500 ditutup melemah masing-masing 0,57% dan 1,15%.
Terkait saham pilihan, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham BMRI dengan target harga Rp 4.610-4.720, MDKA dengan rentang pergerakan 2.850-2.940, dan SMIL dengan target harga Rp 284-300.
Baca Juga
Selat Hormuz Siap Dibuka Kembali, Minyak Brent Terjun di Bawah US$ 80
Sebelumnya, IHSG ditutup melesat sebanyak 247,31 poin (4,12%) menjadi 6.254. Investor asing berbalik mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 105,87 miliar. Sebaliknya net buy terbanyak melanda saham saham BMRI mencapai Rp 543,09 miliar, TPIA senilai Rp 396,10 miliar, dan BBCA mencapai Rp 204,83 miliar.
Penguatan ini ditopang lompatan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar 7,26%, sektor keuangan 5,23%, sektor industri 4,51%, sektor konsumer primer 3,86%, sektor konsumer non primer2,73%, sektor infrastruktur 2,93%, dan sektor energi 2,35%.
Kenaikan pesat tersebut juga ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti saham AMMN menguat 9,57%, BBCA naik 5,91%, BBRI naik 4,91%, BBNI naik 6,74%, dan BMRI naik 7,14. Kenaikan juga didukung penguatan seluruh saham emiten Prajogo Pangestu, seperti TPIA, BREN, BRPT, CUAN, CDIA, dan PTRO.
