Momentum Halving dan Pemilu Bisa Kembalikan Kejayaan Bitcoin Tahun 2024?
JAKARTA, investortrust.id – Sepertinya tahun 2024 tidak akan hanya akan menjadi tahun politik yang penting bagi pelaku pasar kripto Tanah Air, tetapi juga ada peristiwa 4 tahunan, Bitcoin halving yang patut dinanti.
Di masa lalu, Bitcoin telah mengalami lonjakan nilai yang signifikan, menjadikannya daya tarik bagi banyak investor yang mencari peluang keuntungan besar. Namun apakah era kejayaan itu bakal terulang? Waktu yang akan menjawabnya.
Chief Marketing Officer (CMO) Tokocrypto, Wan Iqbal menyebut sejumlah keunggulan Bitcoin yang bisa jadi pegangan dalam menghadirkan minat investaai koin ini di masa depan, terlebih di tahun 2024 nanti bertepatan dengan momen halving dan Pemilihan Umum di Indonesia.
Baca Juga
Bayar Utang, Agung Podomoro (APLN) Lepas Mall Ini Rp 1,44 Triliun
Perlu diketahui, peristiwa halving Bitcoin ini berlangsung setiap 4 tahun sekali dan selanjutnya akan jatuh pada tahun 2024 mendatang.
Pada dasarnya, halving Bitcoin mengurangi tingkat pembuatan koin baru sehingga akan menurunkan jumlah pasokan baru yang tersedia. Pasalnya, pada halving Bitcoin, hadiah untuk menambang transaksi akan Bitcoin dipotong setengahnya.
Sementara dengan tagline #PilihBitcoin2024, Iqbal menekankan tiga kata kunci utama yang mencerminkan sifat unik Bitcoin: Merakyat, Transparan, dan Dapat Diandalkan.
"Sejak diciptakan oleh entitas yang dikenal dengan nama “Satoshi Nakamoto” pada tahun 2009, Bitcoin telah mengubah wajah industri keuangan global. Tanpa adanya principal owner, aset digital ini benar-benar merepresentasikan makna "Dari Rakyat, Oleh Rakyat, dan untuk Rakyat," kata Iqbal dalam keterangan tertulis, Rabu (27/9/2023).
Lebih lanjut dikatakan, sebagai bentuk aset yang demokratis dan inklusif, Bitcoin bisa dimiliki dengan nilai berapapun. Aksesibilitasnya di seluruh dunia, di mana saja dan kapan saja, dengan biaya transaksi yang terjangkau melalui Bitcoin Lightning Network, memastikan bahwa semua individu memiliki kesempatan yang sama dalam memanfaatkannya.
Dapat Diandalkan
Dalam dunia investasi, menurut Iqbal transparansi adalah kunci. Bitcoin memiliki supply tetap sebanyak 21 juta yang menjamin kelangkaannya. Seluruh transaksi tercatat dalam blockchain dan tidak dapat diubah atau dimanipulasi.
Keterbukaan ini memberikan rasa aman kepada investor, sebab setiap transaksi dapat divalidasi oleh publik. "Ketika berbicara tentang aset investasi, ketersediaan dan keamanan menjadi hal yang krusial.
"Bitcoin selalu tersedia 24/7 dan dapat diakses serta ditransaksikan melalui berbagai metode, baik itu Peer-to-Peer, Central Exchange, maupun Decentralize Exchange," tutur Iqbal.
Baca Juga
Pasar Saham Ditopang Katalis Bursa Karbon, Cermati JKON dan ENRG di Sesi II
Kemudahannya dalam dibawa kemana saja menjadikannya aset 'travel free', dengan tingkat keamanan yang sangat tinggi," jelas Iqbal.
Menariknya, saat menimbang Bitcoin sebagai aset investasi, tak bisa tidak membandingkannya dengan emas dan saham. Emas telah lama dikenal sebagai 'safe haven' dalam dunia investasi, sementara saham menawarkan pertumbuhan dan dividen.
Namun, dengan momentum yang akan datang di tahun 2024, yakni Bitcoin Halving, potensi kenaikan harga Bitcoin di prediksi akan jauh lebih tinggi.
Di samping itu, momen pemilihan umum di 2024 juga akan menjadi pendorong sentimen positif bagi industri kripto di Indonesia.
"Dengan segala keunggulannya, Bitcoin kini tidak hanya menjadi aset digital, melainkan juga bentuk investasi masa depan yang menjanjikan. #PilihBitcoin2024 bukan hanya sebuah slogan, tetapi juga refleksi dari masa depan investasi yang cerah, namun tetap utamakan riset sebelum mengambil keputusan dan bijak dalam menghadapi volatilitas pasar," pungkas Iqbal

