Surge (WIFI) Kegiatan Usaha, Alasan Ini Diungkap
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge berencana menabah usaha konstruksi sentral telekomunikasi sebagai bagian dari strategi pengembangan usaha. Penambahan ini bakal memperluas ruang lingkup usaha sekaligus memperkuat posisi Surgedalam industri telekomunikasi dan infrastruktur digital.
Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin disebutkan bahwa penambahan kegiatan usaha tersebut akan dimintakan persetujuan kepada pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Saat ini, perusahaan telekomunikai yang dikendalikan Hashim Djojohadikusumo (WIFI)ini telah menjalankan kegiatan usaha di bidang periklanan, perusahaan holding yang melakukan investasi dalam bidang periklanan, perdagangan besar peralatan telekomunikasi, aktivitas telekomunikasi tanpa kabel, aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi atas mesin, peralatan dan barang berwujud lainnya, produk dan layanan digital, serta jaringan serat optik melalui perusahaan anak.
Baca Juga
Laba Surge (WIFI) Melesat 118% pada Semester I-2026, Ini Penopangnya
Dengan penambahan ini, perseroan berharap dapat memperluas cakupan kegiatan usaha yang telah dimiliki sehingga mampu memberikan layanan yang lebih terintegrasi dalam pembangunan infrastruktur telekomunikasi.
Penambahan kegiata usaha ini didasarkan pada prospek pertumbuhan industri konstruksi sentral telekomunikasi yang didukung meningkatnya kebutuhan pembangunan infrastruktur telekomunikasi, pengembangan jaringan serat optik, peningkatan penetrasi internet, serta kebutuhan konektivitas digital di berbagai sektor.
Pasar konstruksi sentral telekomunikasi tidak hanya mencakup pembangunan menara telekomunikasi, tetapi juga berbagai infrastruktur jaringan yang mendukung penyelenggaraan layanan telekomunikasi secara menyeluruh.
Baca Juga
Surge (WIFI) Tebar Dividen Rp10,62 Miliar, Intip Jadwal Berikut
Dalam menjalankan kegiatan usaha tersebut, WIFI akan memposisikan diri sebagai perusahaan telekomunikasi terintegrasi yang berfokus pada pembangunan infrastruktur telekomunikasi di area komersial, residensial, industri, pendidikan, pemerintahan, dan ruang publik.
Sasaran utama adalah pelanggan business-to-business (B2B) yang membutuhkan pembangunan jaringan di berbagai lokasi atau multi-site maupun wilayah dengan kebutuhan konektivitas tinggi.
Secara geografis, WIFI akan memprioritaskan wilayah operasional yang telah memiliki basis pelanggan serta lokasi proyek yang dinilai layak berdasarkan ketersediaan mitra lokal, pipeline kontrak, biaya mobilisasi, kemudahan perizinan, dan kemampuan pengawasan proyek.

