Top! Investor Asing Borong Saham Rp 1,23 Triliun, Ada BBRI hingga TINS
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 1,23 triliun, seiring dengan lompatan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (7/8/2026), sebanyak 65,94 poin (1,04%) ke level tertinggi baru kurang dari tiga bulan terakhir 6.409.
Net buy terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu BBRI senilai Rp 506,88 miliar, TPIA mencapai Rp 275,85 miliar, MGLV senilai Rp 229,84 miliar, ANTM mencapai Rp 147,37 miliar, dan TINS senilai Rp 132,01 miliar.
Baca Juga
Menkeu Janji Cairkan Bantuan Pemerintah Pusat Rp 20,5 Triliun pada 490 Kabupaten/Kota Hari Ini
Sebaliknya lima saham dengan penjualan bersih (net sell) terbanyak melanda, BBCA sebanyak Rp 93,08 miliar, BULL mencapai Rp 69,35 miliar, BMRI mencapai Rp 60,43 miliar, ASII senilai Rp 47,08 miliar, dan EMAS mencapai Rp 36,22 miliar.
Lompatan tersebut ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor infrastruktur 2,17%,material dasar naik 1,63%, sektor energi 1,22%, property 1,16%, teknologi 1,25%, konsumer non primer 1,25%, dan keuangan 0,31%. Sebaliknya penurunan melanda sektor konsumer primer 0,69%.
Kenaikan indeks juga ditopang kenaikan saham TPIA sebanyak 4,69%, BREN naik 2,03%, BBRI menguat 2,96%, MDKA naik 3,52%, dan ISAT naik 14,21%.
Baca Juga
Prabowo Perkuat Fondasi SDM Indonesia, dari Perbarui Buku Ajar hingga Bangun Budaya Membaca
Sedangkan saham dengan kenaikan harga paling pesat, yaitu saham hingga auto reject atas (ARA) melanda VOKS naik 35% menjadi Rp 270, ROCK naik 25% menjadi Rp 1.875, dan MCAS naik 24,37% menjadi Rp 296. Kenaikan juga melanda saham KBLV sebanyak 24,60% menjadi Rp 157 dan ISAT sebanyak 14,21% menjadi Rp 2.170.
Kemarin, IHSG ditutup turun tipis sebanyak 7,43 poin (0,12%) menjadi 6.343,71 disertai dengan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 273,47 miliar oleh pemodal asing. Terbanyak disumbangkan saham BBCA senilai Rp 214,98 miliar, EMAS senilai Rp 109,74 miliar, dan TLKM senilai Rp 96,69 miliar.

