IHSG Dibuka Melesat 0,45%, Seluruh Sektor Saham di Zona Hijau
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (6/8/2026), dibuka melesat 28,78 poin (0,45%) menjadi 6.379. Penguatan tersebut terjadi saat pasar saham dunia bergerak cenderung melemah.
Kenaikan tersebut ditopang penguatan seluruh sektor saham, seperti material dasar 1,75%, sektor energi, industry, konsumer non primer, perbankan, teknologi, infrastruktur, hingga property.
Baca Juga
Usai Laba PIK2 (PANI) Melejit 484%, Begini Potensi Cuan Sahamnya
Adapun saham yang dibuka melesat pagi ini, yaitu saham PDES menguat 18,95% menjadi Rp 452, APLI melambung 18,55% menjadi Rp 294, dan TRUK kembali melesat 14,07% menjadi Rp 755.
Kemarin, IHSG ditutup menguat sebanyak 31,53 poin (0,50%) menjadi 6.351, meski investor asing berbalik mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 182,77 miliar. Net sell terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu TLKM senilai Rp 157,93 miliar, TPIA mencapai Rp 138,01 miliar, ASII senilai Rp 84,95 miliar.
Baca Juga
Penguatan tersebut ditopang kenaikan mayoritas sektor saham, seperti material dasar 2,22%, kesehatan 2,35%, property 1,60%, teknologi 1,34%, kesehatan 1,94%, energi 1,61%, konsumer non primer 1,61%, konsumer primer 1,61%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor keuangan 0,05% dan infrastruktur 0,99%.
Penguatan tersebut juga didukugn lompatan saham big cap, seperti DCII naik 5,88%, EMAS naik 8,03%, ANTM menguat 6,23%, AMMN 3,27%, CMRY menguat 3,49%. Kenaikan juga ditopang penguatan harga saham grup Bakrie, seperti BUMI, BNBR, DEWA, BIPI, VKTR hingga JGLE.
Di tengah penguatan tersebut, beberapa saham berikut torehkan lompatan harga, yaitu SLIS naik 25,40% menjadi Rp 79, TRUK naik 25% menjadi Rp 675, CBPE naik 25% menjadi Rp 440, TALF naik 24,87% menjadi Rp 1.205, dan VKTR naik 20,27% menjadi Rp 890.
