Reliance Sekuritas Prediksi Penguatan IHSG dengan Saham Pilihan AMMN, BRMS, hingga SCMA
JAKARTA, investortrust.id – indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (5/8/2026), diproyeksikan bergerak di kisaran support 6.273 dan resistance 6.395 dengan kecenderungan menguat. Empat saham AMMN, BRMS, HMSP, dan SCMA, direkomendasikan beli.
Reliance Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk bullish masih di atas MA5 dan MA20, indikator MACD golden cross. “Dengan pola ini, kami memperkirakan IHSG akan mengalami penguatan dengan saham pilihan AMMN, BRMS, HMSP, dan SCMA,” tulisnya.
Baca Juga
IHSG Masuk Fase Pemulihan, Analis: Foreign Inflow Jadi Penentu Penguatan hingga Akhir 2026
Laju IHSG juga akan dipengaruhi lomaptan indeks utama Wall Street. Sentimen positif disebabkan oleh kinerja emiten yang terkait dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) serta optimisme investor didukung oleh harapan tercapainya kesepakatan diplomatik terkait konflik Iran.
Terkait saham pilihan, Reliance Sekuritas merekomendasikan beli saham AMMN dengan target harga Rp 4.820, BRMS dengan target Rp 655, HMSP dengan target harga Rp 850, dan SCMA dengan target harga Rp 234.
Sementara itu, indeks utama bursa AS Bursa saham Wall Street ditutup mayoritas menguat. Sentimen positif disebabkan oleh kinerja emiten yang terkait dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) serta optimisme investor didukung oleh harapan tercapainya kesepakatan diplomatik terkait konflik Iran.
Baca Juga
How Family Business Dynasties Could Unlock the Next Wave of ASEAN Investment
Kemarin, IHSG ditutup melambung sebanyak 85,11 poin (1,37%) ke 6.319 disertai dengan investor asing akhirnya berbalik mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 623,48 miliar. Net buy terbanyak disumbangkan saham BBCA senilai Rp 404,43 miliar, BMRI mencapai Rp 129,87 miliar, dan BBRI senilai Rp 116,06 miliar.
Sedangkan saham dengan kenaikan harga paling pesat sepanjang hari ini, yaitu dua saham auto reject atas (ARA) ENZO menguat 34,85% menjadi Rp 89 dan PRDL naik 25% menjadi Rp 330. Meski tak ARA, saham PADA menguat 26,85% menjadi Rp 189, HDFA naik 24,44% menjadi Rp 112, MBTO naik 22,31% menjadi Rp 148.
