Net Sell Capai Rp 708 Miliar, Pemodal Asing Lepas Sejumlah Saham TPIA hingga BBRI
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 708 miliar, seiring dengan kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (3/8/2026), ditutup turun tipis 1,63 poin (0,03%) menjadi 6.2234.
Net sell terbanyak melanda saham TPIA senilai Rp 191,93 miliar, AMMN Rp 91,13 miliar, BMRI Rp 88,41 miliar, BBRI capai Rp 62,21 miliar, dan ASII mencapai Rp53,31 miliar.
Sebaliknya lima saham dengan torehan pembelian bersih (net buy) melanda saham TLKM senilai Rp 118,70 miliar, BBCA senilai Rp 78,33 miliar, GGRM capai Rp 38,22 miliar, DAAZ senilai Rp 31,28 miliar, dan TINS capai Rp 30,45 miliar.
Baca Juga
Berdasarkan data seluruh saham emiten Prajogo mengalami pelemahan sepanjang hari ini, seperti BREN, TPIA, BRPT, CUAN, hingga PTRO. Penurunan juga dipicu pelemahan saham big bank, seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI.
Secara sectoral, pelemahan indeks dipicu atas penurunan sejumlah sektor saham, seperti energi, industry, konsumer non primer, teknologi, keuangan, property, hingga infrastruktur.
Meski demikian sejumlah saham berikut masih berhasil catatkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham JKON naik 34,85% menjadi Rp 89, MITI naik 34,57% menjadi Rp 218, dan TMPO naik 34,51% menjadi Rp 152.
Baca Juga
Bukit Uluwatu (BUVA) Akan Rights Issue Rp1,54 Triliun, Happy Hapsoro Jadi Pembeli Siaga
ARA juga melanda saham KDTN naik 25% menjadi Rp 470, saham TRUK dengan kenaikan 25% menjadi Rp 540, JELI naik 24,60% menjadi Rp 785, BAJA naik 24,59% menjadi Rp 304.
Akhir pekan lalu, IHSG ditutup melesat 49,77 poin (0,80%) menjadi 6.236,13 dengan pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 250,53 miliar. Net sell terbanyak melanda saham MSIN senilai Rp 160,48 miliar, UNTR senilai Rp 106,42 miliar, dan BBCA senilai Rp 100,40 miliar.
