IHSG Ditutup Melesat 0,80%, Empat Saham Dipimpin IATA Torehkan ARA
JAKARTA, investortrust.id – indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (31/7/2026), ditutup melesat 49,77 poin (0,80%) menjadi 6.236,13. Rentang pergerakan 6.186-6.236 dengan nilai transaksi Rp 12,71 triliun.
Kenaikan ditopang penguatan sejumlah sektor saham berikut, yaitu sektor material dasar 2,54%, kesehatan 2,23%, konsumer primer 1,95%, property 1,52%, industry 1,20%, energi 0,68%, dan infrastruktur Sebaliknya penurunan hanya melanda saham sektor konsumer non primer.
Baca Juga
Prabowo Terima Kasih Kadin Selalu Tunjukkan Keinginan Bekerja Sama untuk Kebaikan Bangsa
Sejalan dengan kenaikan tersebut, empat saham berikut torehkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), seperti saham IATA naik 33,33% menjadi Rp 76, SGRO naik 24,85% menjadi Rp 4.070, TALF menguat 24,56% menjadi Rp 710, FPNI menguat 24,54% menjadi Rp 406. Kenaikan juga melanda saham OPMS dan MLPT lebih dari 20%.
Kemarin, IHSG ditutup menguat sebanyak 94,97 poin (1,56%) menjadi 6.186 disertai dengan investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 262,80 miliar dengan terbanyak BBCA senilai Rp 317,41 miliar.
Baca Juga
Kenaikan ini didukung penguatan seluruh sektor saham, seperti sektor konsumer non primer 2,13%, sektor energi 1,87%, konsumer primer 2,25%, property 1,87%, keuangan 1,43%, industry 1,54%, material dasar 1,43%.
Adapun saham dengan kenaikan harga paling pesat melanda saham ESTI naik 34,65% menjadi Rp 171, MDIA melesat 34,62% menjadi Rp 175, TIFA menguat 25% menjadi Rp 320. Kenaikan pesat juga melanda saham KJEN sebanyak 22,22% menjadi Rp 154 dan NICK menguat 21,67% menjadi Rp 1.235.
