Laba Mega Perintis (ZONE) Naik 138%, Sahamnya Melambugn 48% dalam Sepekan
JAKARTA, investortrust.id – Harga saham PT Mega Perintis Tbk (ZONE) melesat lebih dari 48% menjadi Rp 755 dalam lima hari atau sepekan transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) ternyata didukung peningkatan pesat laba sepanjang semester I-2026.
Mega Perintis (ZONE) dalam rilis kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (30/7/2026), menyebutkan bahwa laba tahun berjalan perseroan mencapai Rp 27,78 miliar pada semester I-2026, melesat 138,31% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 11,66 miliar.
Baca Juga
Inocycle Technology (INOV) Berbalik Laba Jumbo di Semester I-2026, Intip Pendorong Ini
Peningkatan tersebut ditopang oleh penjualan bersih yang mencapai Rp 545,54 miliar pada semester I-2026, meningkat 35,32% dari Rp 403,14 miliar pada semester I-2025. Seiring pertumbuhan penjualan, beban pokok penjualan meningkat menjadi Rp 257,52 miliar dari Rp 208,65 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Meski demikian, laba bruto perseroan naik menjadi Rp288,01 miliar dibandingkan Rp 194,49 miliar pada semester I-2025.
Total beban usaha meningkat menjadi Rp 237,83 miliar dari Rp 167,88 miliar pada semester I-2025. Dengan demikian, laba usaha ZONE meningkat menjadi Rp 50,18 miliar, hampir dua kali lipat dibandingkan Rp 26,61 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Baca Juga
Laba Abadi Lestari (RLCO) Naik 13,36% di Semester I-2026, Meski Penjualan Tumbuh Tipis
Pada pos penghasilan (beban) lain-lain, Mega Perintiz (ZONE) mencatat beban keuangan sebesar Rp 9,71 miliar dan pendapatan bunga Rp 332,13 juta. Selain itu, rugi selisih kurs bersih tercatat sebesar Rp 1,05 miliar, sementara beban lain-lain bersih mencapai Rp 2,60 miliar.
Alhasil, laba sebelum beban pajak penghasilan meningkat menjadi Rp 36,83 miliar dari Rp 15,28 miliar pada semester I-2025. Laba atribusi kepada pemilik entitas induk juga melambung dari Rp 11,65 miliar menjadi Rp 27,78 miliar dan laba per saham melesat dari Rp 13 menjadi Rp 32 per saham.
