Marketing Sales PANI Tembus Rp1,9 Triliun, Apa Motor Penggeraknya?
JAKARTA, investortrust.id – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK2 membukukan penjualan marketing (marketing sales) sebesar Rp 1,9 triliun pada semester I-2026. Realisasi tersebut setara dengan 45% dari target tahunan dan meningkat 66% dari periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy).
Manajemen PANI dalam penjelasan resminya menyebutkan bahwa kemampuan perseroan dalam mempertahankan pertumbuhan marketing sales yang solid tersebut didukung oleh beragam produk yang ditawarkan serta semakin matangnya ekosistem kawasan PIK2.
Baca Juga
PIK2 (PANI) Patok Target Marketing Sales Rp 4,3 Triliun di 2026. Pendorong Segmen Ini
Peningkatan marketing sales tersebut terutama ditopang oleh permintaan yang konsisten pada segmen residensial yang tetap menjadi motor utama penjualan. Perseroan menyebut tingginya kepercayaan pasar terhadap kualitas produk hunian menjadi faktor utama penopang permintaan.
Sedangkan penyumbang utama berasal sejumlah proyek unggulan, seperti Pasir Putih Residence, khususnya Okinawa dan Villa Pasir Putih 5, Pasadena Spring, Rumah Milenial, Padma, Sapporo Residence, Pantai Bukit Villa, serta Bukit Nirmala. Selain itu, segmen kaveling tanah komersial berkontribusi terhadap marketing sales, seiring meningkatnya minat investor mengikuti perkembangan kawasan komersial strategis di PIK2.
Baca Juga
Investor Asing Akhirnya Net Buy Rp 262,80 Miliar, Saham BBCA Diborong
Pada segmen komersial, penjualan didukung oleh proyek Bizpark PIK2, Rukan Asia Afrika, Rukan Lau Pa Sat, dan Rukan Marina Bay. Perseroan juga menyebut pengembangan berbagai landmark oleh pihak ketiga turut memperkuat kawasan Central Business District (CBD) PIK2. Gedung Bank Mandiri telah beroperasi, sementara Bank BNI akan segera beroperasi sehingga semakin memperkuat kawasan tersebut sebagai pusat bisnis dan komersial.
Di sisi lain, pembukaan akses Tol KATARAJA semakin meningkatkan konektivitas langsung antara Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan kawasan PIK2. Perseroan meyakini infrastruktur tersebut akan meningkatkan arus pengunjung, aktivitas ekonomi, serta permintaan properti di kawasan PIK2.
Manajemen PANI menyebutkan bahwa dengan cadangan lahan sekitar 1.809 hektare, posisi pasar yang kuat, serta pengembangan kota pesisir modern berskala besar, perseroan optimitis berada di posisi strategis untuk terus menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.
