Marketing Sales Rp 2,4 Triliun, PIK2 (PANI) Sukses Lampaui Target
JAKARTA, investortrust.id – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK2 mencatatkan penjualan marketing (marketing sales) properi senilai Rp 2,4 triliun sepanjang 2023. Angka tersebut telah melampaui target yang ditetapkan awal tahun Rp 2,1 triliun.
Manajemen perusahaan properti yang dikendalikan Agung Sedayu Grup dan Salim Grup ini berhasil melaporkan bahwa marketing sales tahun 2023 disumbangkan produk komersial sebesar Rp1,1 triliun atau berkontribusi 47% terhadap total total penjualan.
Baca Juga
Rights Issue Tuntas, Kendali Aguan-Salim di PIK2 (PANI) Bertambah Jadi 89,2%
Sisanya disumbangkan kavling komersial sebesar Rp835 miliar atau setara dengan 36% dari total pra-penjualan, penjualan rumah tapak mencapai Rp403 milliar yang mewakili 17% dari total pra-penjualan. “Ini merupakan prestasi cemerlang bagi PANI. Raihan tersebut juga menunjukkan permintaan yang kuat untuk properti yang dipasarkan perseroan, baik produk komersial, kavling komersial maupun rumah tapak,” tulis Direktur Utama PANISugianto Kusumadalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonsia (BEI), Jumat (19/1/2024).
Selain didukung tingginya minat masyarakat atas produk komersial, kavling komersial maupun rumah tapak berkualitas yang dipasarkan perseroan, manajemen mengungkapkan, kenaikan penjulan juga ditopang adanya opsi pembayaran cicilan maksimum 60 kali ke developer. Pertumbuhan juga didukung beragam produk yang dipasarkan, seperti Permata Hijau Residence, Rumah Millenial, Ruko Milenial, SOHO The Bund, Rukan Lau Pa Sat dan BizPark PIK2. Produk-produk tersebutdisegmentasikan mulai dari kelas menengah hingga atas.
Baca Juga
Saham PIK2 (PANI) Melorot Usai Rights Issue, Bagaimana Prospeknya?
“Sebagai pengembang yang sudah berpengalaman lebih dari 50 tahun, kami berupaya berinovasi dengan meluncurkan produk-produk sesuai dengan permintaan pasar yang ditranslasikan menjadi target marketing sales. PANI akan memegang komitmen kepada seluruh pemangku kepentingan dan menjalankan strategi usaha untuk mencapai tujuan jangka menengah dan jangka panjang, paling tidak 5 tahun dari sekarang,” terang Aguan.
Selain berhasil mencetak lompatan marketing sales, dia mengatakan, PANI sukses menuntaskan aksi korporasi penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) kedua atau rights issue yang dananya digunakan untuk mengakuisisi cadangan lahan baru.
“Saya mendorong terus inovasi cemerlang untuk menciptakan pasar yang optimal di PIK2 dan profitabilitas yang sustain tanpa mengorbankan kepercayaan konsumen. Saya berharap para pemegang saham dapat melihat pertumbuhan yang berkelanjutan di setiap periode dan saya sangat optimis dengan prospek bisnis PANI ke depan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia secara umum,” terangnya.
Baca Juga
Gandeng Perusahaan Ini, PIK2 (PANI) Ikut Berinvestasi di IKN
Sementara itu berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham PANI sesi I ditutup menguat Rp 20 (0,44%) menjadi Rp 4.590. Saham ini bergerak dalam rentang Rp 4.510-4.590.
Meski menguat, harga saham PANI ini masih berada di bawah harga pelaksanaan HMETD kedua Rp 5.000 per saham. Sebagaimana diketahui, perseroan telah menuntaskan rights issue saham dengan perolehan dana Rp 10,48 triliun akhir tahun 2023.

