Ecocare Indo Pasifik (HYGN) Catat Kinerja Solid, Laba Bersih Naik 32,6%
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – PT Ecocare Indo Pasifik Tbk (HYGN), penyedia jasa hygiene, sanitasi, dan pengendalian hama, membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemegang saham naik 32,6% menjadi Rp 8 miliar dari Rp 6 miliar pada semester I-2025.
Sejalan dengan itu, perseroan juga mencatat pendapatan sebesar Rp 208,5 miliar pada enam bulan pertama 2026 atau meningkat 21% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 172,4 miliar. Kinerja tersebut ditopang pertumbuhan seluruh segmen usaha, dengan layanan pengendalian hama menjadi kontributor pertumbuhan tertinggi.
Baca Juga
Direktur Utama PT Ecocare Indo Pasifik Tbk Wincent Yunanda mengataka, segmen jasa hygiene masih menjadi kontributor terbesar dengan pendapatan Rp 101,8 miliar atau naik 18,9% dibandingkan Rp 85,6 miliar pada semester I-2025. "Segmen ini menyumbang 48,7% dari total pendapatan perusahaan dan didukung kontrak jangka panjang yang berulang dari pelanggan korporasi," kata dia dikutip Rabu (29/7/2026).
Sementara itu, jasa kebersihan membukukan pendapatan Rp 73,3 miliar, meningkat 12,8% dibandingkan Rp 65 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kontribusi segmen tersebut mencapai 35,1% terhadap total pendapatan, didorong meningkatnya permintaan dari pelanggan komersial dan industri yang semakin memperhatikan standar kebersihan.
Kinerja paling menonjol berasal dari jasa pengendalian hama. Pendapatan segmen ini melonjak 53,2% menjadi Rp 33,7 miliar dari Rp 22 miliar pada semester I-2025. Kontribusinya terhadap total pendapatan meningkat menjadi 16,1% dari sebelumnya 12,7%.
Efisiensi operasional mulai membuahkan hasil
Di sisi profitabilitas, margin laba kotor tercatat 34% pada semester I-2026, sedikit turun dibandingkan 35% pada periode yang sama tahun lalu karena kenaikan beban pokok penjualan berlangsung lebih cepat dibandingkan pertumbuhan pendapatan.
Meski demikian, margin laba operasional meningkat menjadi 5,3% dari sebelumnya 3,7% yang mencerminkan efisiensi operasional terus membaik seiring mulai matangnya investasi yang dilakukan perusahaan pada 2025. Margin laba bersih juga meningkat menjadi 3,8% dibandingkan 3,5% pada semester I-2025, sejalan dengan kenaikan laba bersih menjadi Rp 8 miliar.
Wincent Yunanda mengatakan perusahaan mulai merasakan dampak positif dari berbagai investasi yang dilakukan sepanjang tahun lalu. Meskipun menghadapi tantangan di semester I-2026, perseroan berhasil mencatatkan kinerja solid.
"Kami mulai melihat hasil investasi tahun lalu tercermin dalam kinerja kami, khususnya investasi pada sumber daya manusia dan teknologi. Upaya kami untuk meningkatkan kualitas SDM dan sistem digital mulai menunjukkan hasil. Kami akan terus melanjutkan upgrade baik dari sisi SDM maupun sistem digital dan mulai mengadopsi berbagai inisiatif kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung kinerja operasional yang lebih efektif dan efisien sepanjang sisa tahun ini," ujar Wincent.
Baca Juga
Ecocare (HYGN) Catat Kenaikan Pendapatan 18,3%, Segmen Pengendalian Hama Melonjak
Ia menambahkan segmen pengendalian hama diperkirakan akan tetap menjadi penggerak utama pertumbuhan perusahaan karena jangkauan layanannya terus meluas ke berbagai sektor industri.
"Segmen ini kini telah memperluas jangkauannya ke beberapa sektor industri, yang kami yakini membuat basis pendapatannya semakin sustainable dan berulang (recurring) ke depannya. Kami memperkirakan segmen pengendalian hama akan terus memimpin trajektori pertumbuhan kami," kata dia.
Dengan capaian tersebut, HYGN optimistis mampu mempertahankan momentum pertumbuhan hingga akhir 2026. "Melihat performa paruh pertama ini, kami yakin berada di posisi yang baik untuk mempertahankan momentum ini sepanjang sisa tahun 2026," kata dia.
