IMF Minta Brasil Perketat Pengawasan Stablecoin di Tengah Lonjakan Pasar Kripto
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Dana Moneter Internasional (IMF) menilai pasar aset kripto di Brasil, khususnya stablecoin yang dipatok terhadap dolar Amerika Serikat (AS), berkembang pesat dan membutuhkan pengawasan yang lebih ketat seiring meningkatnya arus transaksi kripto lintas negara.
Dalam laporan Financial System Stability Assessment, IMF menyebut stablecoin memainkan peran penting dalam pertumbuhan pasar aset kripto Brasil sejak 2017. Lembaga tersebut juga mencatat arus kripto lintas negara terus meningkat dan bergerak lebih cepat dibandingkan arus modal tradisional.
IMF menyoroti bahwa pembelian stablecoin memiliki sensitivitas dua hingga tiga kali lebih tinggi terhadap guncangan global dibandingkan investasi portofolio maupun arus investasi asing langsung (foreign direct investment/FDI). Kondisi tersebut dinilai berpotensi meningkatkan risiko terhadap stabilitas sistem keuangan apabila tidak diimbangi dengan pengawasan yang memadai.
Baca Juga
Samsung Masuk Lebih Dalam ke Industri Kripto Lewat Dukungan Stablecoin di Wallet
"Pasar aset kripto di Brasil besar dan berkembang pesat, serta semakin terhubung dengan sistem keuangan tradisional," tulis IMF dalam laporannya dikutip dari Cointelegraph, Rabu (29/7/2026).
Menurut IMF, Banco Central do Brasil (BCB) telah mengambil sejumlah langkah untuk mengatur penyedia layanan aset kripto. Namun, masih terdapat sejumlah celah regulasi yang perlu diperkuat, antara lain terkait perlindungan aset nasabah, aturan penerbitan stablecoin, serta kepatuhan terhadap standar anti pencucian uang (AML) dan pencegahan pendanaan terorisme (CFT).
Baca Juga
Tenggat Aturan Turunan Genius Act Terlewati, Regulasi Stablecoin AS Masih Menggantung
Sebagai bagian dari penguatan regulasi, bank sentral Brasil pada April lalu menerbitkan Resolusi BCB No. 561 yang merevisi aturan bagi penyedia layanan valuta asing elektronik (electronic foreign exchange/eFX).
Melalui regulasi tersebut, penggunaan aset digital untuk beberapa layanan pembayaran dan transfer internasional dilarang. Selain itu, pembayaran dan penerimaan dana antara penyedia eFX dan pihak asing diwajibkan dilakukan melalui transaksi valuta asing atau pergerakan dana pada rekening real Brasil milik nonresiden.
IMF menilai penguatan kerangka regulasi tersebut menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas sistem keuangan di tengah semakin besarnya peran aset kripto dalam aktivitas keuangan di Brasil.
