NexAI Digital (MGLV) Siapkan Rights Issue Jumbo, Kembangkan Bisnis Data Center
JAKARTA, investortrust.id – PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) berencana menggelar Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I) atau rights issue sebanyak 285,73 juta saham baru dengan nilai nominal Rp20 per saham.
Aksi korporasi tersebut akan dilaksanakan setelah memperoleh persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 3 September 2026.
Baca Juga
Harga Emas Melemah, Investor Tunggu Sinyal Suku Bunga The Fed
Perseroan memperkirakan pelaksanaan PMHMETD I akan memberikan dampak positif terhadap kondisi keuangan konsolidasi.
Manajemen dalam keterengan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (29/7/2026), menyebutkan bahwa penambahan modal ini ditujukan untuk mendukung pengembangan bisnis guna meningkatkan pendapatan, profitabilitas, dan prospek usaha perseroan, sekaligus memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan para pemangku kepentingan.
Selain itu, pelaksanaan rights issue diperkirakan meningkatkan aset dan ekuitas Perseroan sehingga memperkuat struktur permodalan dalam menjalankan kegiatan usaha serta mendukung pertumbuhan jangka panjang.
Baca Juga
Dana hasil PMHMETD I akan digunakan untuk beberapa keperluan, yakni pelunasan atas pengambilalihan NAC dan NGC oleh perseroan, pembayaran lebih awal utang perseroan kepada NDC, serta mendukung kebutuhan modal kerja Perseroan dan/atau anak usaha, belanja modal, dan pengembangan kegiatan usaha pusat data (data center).
Sebelumnya, MGLV mengumumkan rencana transformasi bisnis dengan mengalihkan fokus usaha menjadi penyedia layanan data center. Sebagai bagian dari strategi tersebut, Perseroan berencana melepas anak usaha dengan nilai transaksi Rp 121,47 miliar.
