IHSG Akhirnya Bergerak di Zona Hijau, Sektor Saham Ini Rebound
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (28/7/2026), dibuka turun 10,58 poin (0,17%) sebelum akhirnya menguat 10 poin ke 6.197 di menit pertama transaksi. Pergerakan sejalan dengan penurunan mayoritas pasar saham Asia pagi ini.
Penurunan dipicu atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti material dasar, energi, infrastruktur, konsumer primer, keuangan. Sebaliknya industry, konsumer non primer, teknologi, dan property naik.
Baca Juga
Reliance Prediksi Rebound IHSG, Saham BBNI hingga PGEO Jadi Pilihan Utama
Adapun saham dengan lompatan harga pagi ini, yaitu saham DMMX naik 19,44% menjadi Rp 258, BMPRO naik 19,76% menjadi Rp 17.275, dan MCAS menguat 19,55% menjadi Rp 318.
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 10,65 poin (0,17%) menjadi 6.185 disertai dengan pemodal asing melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham di seluruh pasar senilai Rp 820,67 miliar. Net sell terbanyak melanda saham NSSS senilai Rp 296,79 miliar, TPIA mencapai Rp 99,55 miliar, dan APIC mencapai Rp 73,32 miliar.
Baca Juga
Harga Emas Menguat Seusai Harga Minyak Anjlok, Pasar Tunggu Suku Bunga The Fed
Pelemahan tersebut sejalan dengan penurunan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar 0,45%, sektor energi 0,48%, sektor konsumer non primer 0,39%, sektor property 0,82%, dan sektor infrastruktur 1,25%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor industry, keuangan, dan teknologi. Rupiah juga jatuh kembali ke atas level Rp 18.010.
Meski IHSG ditutup anjlok, sejumlah saham berikut catatkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham DMMX naik 35% menjadi Rp 216, BAJA naik 34,55% menjadi Rp 222, ZONE naik 24,75% menjadi Rp 630, TAMA naik 24,51% menjadi Rp 254, dan MCAS menguat 24,30% menjadi Rp 266. Meski tak ARA, DOOH menguat 21,84% menjadi Rp 212.
