IHSG Dibuka Rebound 0,31%, Semua Sektor Saham Bergerak di Zona Hijau
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (28/4/2026), dibuka menguat 21,95 poin (0,31%) menjadi 7.128,47. Rentang pergerakan 7.103-7.130.
Penguatan tersebut berbanding terbalik dengan mayoritas indeks saham Asia yang melemah, seperti Nikkei dan Hang Seng. Rebound tersebut ditopang penguatan hampir seluruh sektor saham, seperti sektor energi, industry, consumer primer, keuangan, property, hingga teknologi.
Baca Juga
Emas Antam (ANTM) Terkoreksi Rp 9.000 di Tengah Gejolak Global
Di tengah rebound tersebut, sejumlah saham ini torehkan lompatan harga signifikan, seperti LCKM naik 25,19% menjadi Rp 169, LUCK naik 22,86% menjadi Rp 129, dan BOBA naik 21,90% menjadi Rp 322.
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 22,97 poin (0,32%) menjadi 7.106 dengan pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 2,03 triliun. Net sell terbanyak melanda saham bank besar, seperti BBCA senilai Rp 897,54 miliar, BMRI mencapai Rp 679,17 miliar, dan BBRI mencapai Rp 200,25 miliar.
Baca Juga
Saham BBCA Ditekan Asing, Analis Kompak Pertahankan Buy dengan Potensi Cuan hingga 82%
Pelemahan indeks kemarin dipicu koreksi sejumlah sektor saham, seperti sektor energi 1,21%, sektor industry 1,15%, dan keuangan melemah. Sisanya mengalami kenaikan, seperti material dasar, consumer non primer, hingga consumer primer. Tekanan terhadap indeks dipengaruhi pelemahan sejumlah saham, seperti UNTR, ITMG, TPIA, MORA, ASII, hingga PTRO.
Meski indeks turun, beberapa saham berikut catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), seperti saham JAWA naik 34,64% menjadi Rp 206, ESIP naik 34,09% menjadi Rp 118, IFSH menguat 24,88% menjadi Rp 2.560, dan BOBA naik 24,76% menjadi Rp 262. Saham SMMT juga nyaris ARA dengan kenaikan 24,54% menjadi Rp 2.690.

