Pasar Kripto Merah, Bitcoin Turun ke US$ 64.000 Meski Ada Spekulasi Target US$ 70.000
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Pasar aset kripto kembali mengalami tekanan pada perdagangan akhir pekan, Sabtu (25/7/2026). Harga Bitcoin (BTC) turun ke kisaran US$64.000 setelah gagal mempertahankan reli yang sempat membawanya menyentuh level US$67.000 pada awal pekan.
Berdasarkan data CoinMarketCap, Sabtu siang ini, Bitcoin diperdagangkan di US$63.903, melemah 2,31% dalam 24 jam terakhir dan turun 0,12% dalam satu jam terakhir. Koreksi tersebut turut menyeret kapitalisasi pasar kripto global yang turun 1,85% menjadi US$2,18 triliun.
Sementara itu, Ethereum (ETH) juga bergerak di zona negatif dengan harga US$1.853, turun 1,66% dalam 24 jam terakhir dan melemah 0,13% dalam satu jam terakhir.
Tekanan tidak hanya terjadi pada aset kripto utama. Indeks CoinMarketCap 20 (CMC20), yang mencerminkan kinerja aset kripto berkapitalisasi besar di luar stablecoin, ikut terkoreksi 2,12% ke level 130.
Baca Juga
Bitcoin Sentuh US$65.500, Sentimen Pasar Kripto Dinilai Berpotensi Membaik
Di tengah pelemahan harga, sentimen pelaku pasar masih berada pada level hati-hati. Crypto Fear & Greed Index tercatat di angka 35, yang menunjukkan kondisi pasar masih berada di zona Fear atau ketakutan.
Sebelumnya, Bitcoin sempat mencatat reli hingga menyentuh US$67.000, didorong oleh meningkatnya arus masuk dana ke ETF Bitcoin spot serta aksi akumulasi oleh investor besar (whales). Namun, penguatan tersebut tidak bertahan lama.
Tekanan jual kembali meningkat setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan peringatan terkait rencana tarif baru terhadap Uni Eropa, yang memicu sentimen risk off di pasar keuangan. Bitcoin kemudian terkoreksi sekitar US$2.000 dan kembali bergerak di kisaran US$64.000.
Baca Juga
Ethereum dan Solana Masuk Indeks Baru S&P, Tapi Tidak dengan Bitcoin dan XRP. Ada Apa?
Kapitalisasi pasar Bitcoin kini berada di sekitar US$1,285 triliun, dengan dominasi terhadap pasar kripto meningkat tipis menjadi 56,3%.
Meski pasar masih tertekan, perhatian investor tetap tertuju pada spekulasi adanya taruhan senilai US$5 miliar yang memproyeksikan harga Bitcoin berpotensi menembus US$70.000. Namun, hingga saat ini pergerakan pasar masih didominasi aksi ambil untung dan tekanan jual, sementara sebagian besar altcoin berkapitalisasi besar juga masih bergerak melemah.
