Net Sell Berlanjut Rp 1,35 Triliun, Saham BMRI Dibuang Pemodal Asing
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 1,35 triliun, seiring dengan kejatuhan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (24/7/2026), sebanyak 118,88 poin (1,88%) menjadi 6.196.
Net sell terbanyak melanda saham BMRI senilai Rp 639,69 miliar, NSSS mencapai Rp 304,49 miliar, BUMI mencapai Rp 164,99 miliar, CUAN senilai Rp 140,38 miliar, dan MKPI senilai Rp 73,85 miliar.
Sebaliknya lima saham dengan pembelian bersih (net buy) terbanyak oleh pemodal asing, yaitu saham VKTR mencapai Rp 277,14 miliar, BBRI senilai Rp 131,15 miliar, BBCA senilai Rp 124,07 miliar, ANTM senilai Rp 51,14 miliar, dan BULL senilai Rp 46,61 miliar.
Baca Juga
Anindya Bakrie Yakin Ekspor Meningkat Berkat Hilirisasi dan Investasi
Pelemahan IHSG hari ini dipicu atas kejatuhan pasar saham dunia dipicu peningkatan tensi konflik Timur Tengah. Penurunan juga dipicu kejatuhan sejumlah saham big cap, khususnya emiten Prajogo Pangestu, seperti BREN, TPIA, BRPT, hingga CUAN. Kejatuhan juga dipicu penurunan dalam saham big bank dipimpin BMRI lebih dari 5,7%.
Tekanan IHSG jelang akhir pekan ini juga datang dari pelemahan seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar 3,02%, konsumer primer 3,04%, energi 2,82%, keuangan 2%, sektor konsumer non primer 1,45%, dan sektor infrastruktur 1,63%.
Baca Juga
Meski IHSG terjungkal parah, kedua saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu MCAS naik 34,59% menjadi Rp 214 dan ALKA naik 25% menjadi Rp 1.375. BULL naik 12,31% menjadi Rp 438, GOLD naik 10% menjadi Rp 286, dan KLIN menguat 10% menjadi Rp 121.
Kemarin, IHSG ditutup berbalik melemah sebanyak 19,17 poin (0,30%) menjadi 6.315 disertai dengan pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,22 triliun. Net sell terbanyak disumbangkan saham BBCA mencapai Rp 484,34 miliar, TPIA mencapai Rp 367,86 miliar, dan NSSS senilai Rp 307,01 miliar.
