IHSG Ditutup Anjlok 1,88%, Saham BMRI hingga BREN Jadi Penekan
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (24/7/2026), ditutup jatuh sebanyak 118,88 poin (1,88%) menjadi 6.196. Rentang pergerakan 6.159-6.316 dengan nilai transaksi Rp 16,3 triliun.
Pelemahan ikut kejatuhan pasar saham dunia dipicu peningkatan tensi konflik Timur Tengah. Penurunan juga dipicu kejatuhan sejumlah saham big cap, khususnya emiten Prajogo Pangestu, seperti BREN, TPIA, BRPT, hingga CUAN. Kejatuhan juga dipicu penurunan dalam saham big bank dipimpin BMRI lebih dari 5,7%.
Baca Juga
PTBA Jual 21,10 Juta Ton Batu Bara pada Semester I-2026, Intip Target Semester II
Tekanan IHSG jelang akhir pekan ini juga datang dari pelemahan seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar 3,02%, konsumer primer 3,04%, energi 2,82%, keuangan 2%, sektor konsumer non primer 1,45%, dan sektor infrastruktur 1,63%.
Meski IHSG terjungkal parah, kedua saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu MCAS naik 34,59% menjadi Rp 214 dan ALKA naik 25% menjadi Rp 1.375. BULL naik 12,31% menjadi Rp 438, GOLD naik 10% menjadi Rp 286, dan KLIN menguat 10% menjadi Rp 121.
Kemarin, IHSG ditutup berbalik melemah sebanyak 19,17 poin (0,30%) menjadi 6.315 disertai dengan pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,22 triliun. Net sell terbanyak disumbangkan saham BBCA mencapai Rp 484,34 miliar, TPIA mencapai Rp 367,86 miliar, dan NSSS senilai Rp 307,01 miliar.
Baca Juga
Lantik Kuntadi Jadi Jampidsus Gantikan Febrie, Jaksa Agung Minta Evaluasi Perkara Kakap
Sedangkan sektor saham utama penekan IHSG kemarin, yaitu sektor konsumer primer 1,16%, sektor industry 1,32%, sektor keuangan 0,89%, dan sektor kesehatan 0,10%. Sebaliknya lompatan melanda saham sektor property 3,13%, sektor energi 1,52%, dan sektor konsumer non primer 1,56%.
Adapun saham dengan kenaikan harga pesat hari ini, yaitu saham FUTR melesat 24,39% menjadi Rp 306, MPRO naik 19,87% menjadi Rp 13.875, ENAK naik 15,57% menjadi Rp 282, ZATA naik 14,93% menjadi Rp 77, dan ALKA menguat 14,58% menjadi Rp 1.100.
