IHSG Dibuka Terjun 1,25% Terseret Pasar Saham Dunia, Sebaliknya ASJT dan MPRO Melambung
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (24/7/2026), dibuka anjlok sebanyak 78 poin (1,25%) menjadi 6.235. Penurunan tersebut sejalan dengan pelemahan tajam pasar saham Asia hari ini.
Penurunan dipicu atas pelemahan seluruh sektor saham, seperti energi, material dasar, industry, konsumer primer, keuangan, hingga infrastruktur. Sebaliknya saham property melesat lebih dari 2%.
Baca Juga
Meski IHSG dibuka anjlok, sejumlah saham berikut justru catatkan kenaikan pesat, seperti ASJT melambung 34,18% menjadi Rp 212, MPRO naik 20% menjadi Rp 16.650, OILS naik 15,97% menjadi Rp274, GMTD naik 17,93% menjadi Rp 1.480, dan RSGK menguat 14,43% menjadi Rp 1.150.
Kemarin, IHSG ditutup berbalik melemah sebanyak 19,17 poin (0,30%) menjadi 6.315 disertai dengan pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,22 triliun. Net sell terbanyak disumbangkan saham BBCA mencapai Rp 484,34 miliar, TPIA mencapai Rp 367,86 miliar, dan NSSS senilai Rp 307,01 miliar.
Baca Juga
Triple Berkah Tuntaskan Akuisisi Saham Megalestari Epack (EPAC), Pengendali Berganti
Sedangkan sektor saham utama penekan IHSG kemarin, yaitu sektor konsumer primer 1,16%, sektor industry 1,32%, sektor keuangan 0,89%, dan sektor kesehatan 0,10%. Sebaliknya lompatan melanda saham sektor property 3,13%, sektor energi 1,52%, dan sektor konsumer non primer 1,56%.
Adapun saham dengan kenaikan harga pesat hari ini, yaitu saham FUTR melesat 24,39% menjadi Rp 306, MPRO naik 19,87% menjadi Rp 13.875, ENAK naik 15,57% menjadi Rp 282, ZATA naik 14,93% menjadi Rp 77, dan ALKA menguat 14,58% menjadi Rp 1.100.
