Pabrik VKTR di Magelang Siap Produksi 10.000 Unit Bus dan Truk Listrik
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) berencana meningkatkan kapasitas produksi kendaraan listrik komersial hingga sekitar 10.000 unit. Langkah optimistis itu dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan bus dan truk listrik di Indonesia.
Direktur PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk, Indah Saugi mengatakan, kapasitas pabrik mereka di Magelang masih memadai untuk memenuhi kebutuhan saat ini. Namun perusahaan telah menyiapkan ekspansi seiring meningkatnya permintaan pasar.
Diketahui pabrik VKTR di Magelang memiliki kapasitas sekitar 3.000 unit per tahun. Rinciannya terdiri atas 1.000 unit bus dan 2.000 unit truk listrik.
Baca Juga
VKTR Buka-bukaan Pilih Right Issue Saham, Target Ini Ingin Dicapai
“Di Magelang kapasitas pabrik kita itu 3.000 unit per tahun. Seribu untuk bus, dua ribu untuk truk,” kata Indah dalam podcast Konvergensi Investortrust, Rabu (22/7/2026).
Ia menjelaskan, fasilitas produksi VKTR yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada April 2026 menjadi momentum penting bagi percepatan pengembangan industri kendaraan listrik nasional. Perusahaan pun mulai menyiapkan peningkatan kapasitas produksi.
“Fasilitas kami di Magelang yang diresmikan Presiden Prabowo menjadi tonggak penting bagi kami untuk percepatan kendaraan komersial listrik. Kami mempunyai rencana untuk menaikkan kapasitas sekitar 10.000,” ujar Indah.
Menurutnya, peningkatan kapasitas diperlukan untuk menangkap peluang pasar nasional yang terus tumbuh, terutama dari program elektrifikasi transportasi publik. Salah satunya adalah target yang dibidik adalah rencana TransJakarta yang ingin mengoperasikan 10.000 bus listrik pada 2030.
Truk Listrik
Di sisi lain, VKTR menilai peluang dari truk listrik yang masih memiliki tingkat penetrasi sangat rendah. Karena itu, perusahaan menyiapkan kapasitas produksi yang lebih besar untuk mendukung kebutuhan kedua segmen tersebut.
“InsyaAllah bisa, (Menaikan ke 10.000). Karena di Magelang kita sudah memiliki kapasitas produksi dan tentunya kami juga menyiapkan ekspansi untuk memenuhi kebutuhan ke depan,” harap Indah.
Baca Juga
Net Buy Berlanjut Rp 249,17 MIliar, Asing Borong VKTR hingga ADRO
Sekadar informasi, penjualan bersih VKTR di kuartal I 2026 meningkat 58% yoy. Pertumbuhan kinerja yang solid ini ditopang oleh kuatnya permintaan terhadap kendaraan listrik komersial dan meningkatnya penerimaan pasar terhadap armada transportasi rendah emisi di Indonesia.
VKTR pun membukukan pertumbuhan penjualan bersih sebesar 58% secara tahunan, yoy. Pertumbuhan tersebut terutama berasal dari ekspansi bisnis kendaraan listrik komersial, sementara segmen manufaktur suku cadang turut mencatat kenaikan meski masih terbatas, sejalan dengan mulai pulihnya industri otomotif nasional.
Perseroan optimistis peningkatan kapasitas produksi akan memperkuat posisi VKTR sebagai produsen kendaraan listrik komersial nasional. Langkah ini diharapkan mendukung percepatan elektrifikasi transportasi sekaligus memperbesar peluang pertumbuhan emiten EV tersebut.
