Anindya Bakrie: VKTR Bidik Produksi 3.000 Bus dan Truk Listrik
JAKARTA, investortrust.id – Chief Executive Officer (CEO) PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) Anindya Novyan Bakrie menyebutkan perseroan melalui anak usahanya PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) membidik produksi 3.000 bus dan truk per tahun di fasilitas yang dibangun di Magelang, Jawa Tengah.
“Kami sedang membangun fasilitas di MagelangJawa Tengah. Fasilitas tersebut memiliki kapasitas produksi hingga 3.000 bus dan truk per tahun,” ucap Anindya Bakrie dalam wawancara dengan CNBC International, Kamis (15/2/2024).
Baca Juga
Anindya Bakrie Sebut Indonesia Bisa Menjadi Primadona Ekonomi Dunia, Ini Alasannya!
Sejauh ini, menurut Anindya, emiten kendaraan listik yang telah resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak pertengahan 2023 lalu tersebut sudah memproduksi sebanyak 52 bus Listrik dan telah beroperasi di Jakarta.
“Sudah menempuh jarak sekitar 4 juta kilometer dan juga melakukan 5.000 pengurangan emisi CO2. Jadi kami cukup senang dengan hal itu,” ungkapnya.
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia ini mengungkapkan, pihaknya kini tengah fokus pada pengembangan serta permintaan kendaraan listrik, yakni melalui produksi bus sebagai transportasi umum bertenaga listrik.
Baca Juga
Dukung Komitmen Pengurangan Emisi, VKTR Serahkan 8 Bus Listrik ke RAPP
“Tapi kami tidak ingin berhenti di situ. Karena ini adalah cerita elektrifikasi yang sama pentingnya dengan cerita karbonisasi. Jadi kami juga ingin berpartisipasi dalam proses hilirisasi baterai,” terang Anindya.
Lebih lanjut, Anindya Bakrie, membahas mengenai pemanfaatan nikel sebagai salah satu bahan utama dari baterai. Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan program hilirisasi energi-energi mineral penting atau critical minerals yang merupakan potensi besar di Indonesia.
“Kami berencana untuk memproses mineral penting di bawah tanah dengan energi terbarukan di atas tanah. Itu adalah potensi yang sangat besar di Indonesia, dan mungkin juga energi ramah lingkungan,” terangnya.

