IHSG Sesi I Naik 0,86% ke Level 6.228 Terdorong Reli Saham Big Caps
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 53,38 poin (0,86%) ke level 6.228,92 pada akhir perdagangan sesi I Senin (20/7/2026), seiring berlanjutnya aksi beli pada saham-saham berkapitalisasi besar (big caps).
Penguatan IHSG ditopang reli sejumlah saham unggulan, di antaranya CUAN yang naik 3,2%, TLKM menguat 3,0%, BBRI bertambah 2,7%, dan BRPT naik 2,4%. Sementara itu, saham dengan volume perdagangan tertinggi ditempati BNBR, BUMI, EPAC, NTBK, RBMS, dan DEWA.
Optimisme pelaku pasar juga tercermin dari aktivitas perdagangan yang cukup ramai. Nilai transaksi mencapai Rp 8,27 triliun dengan volume 20,10 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 1.399.915 kali. Sebanyak 398 saham menguat, 188 saham melemah, dan 205 saham bergerak stagnan.
Baca Juga
Jelang Putusan BI Rate, IHSG Berpotensi Bergerak di Rentang Ini
Secara sektoral, penguatan dipimpin sektor industri yang melonjak 2,08%, disusul energi 1,72%, properti 1,47%, dan basic materials 0,79%. Sebaliknya, sektor teknologi terkoreksi 0,24% dan kesehatan melemah 0,17%.
Di jajaran top gainers, saham PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE) melesat 24,07% ke level 1.340. Posisi berikutnya ditempati PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) yang naik 17,19% ke 1.125, PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT) menguat 16,87% ke 97, PT Wilton Makmur Indonesia Tbk (SQMI) naik 16,42% ke 78, serta PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) menguat 14,68% ke 250.
Sementara itu, daftar top losers dipimpin PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang merosot 10,61% ke level 800. Diikuti PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) yang turun 10,36% ke 346, PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) melemah 9,33% ke 68, PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) turun 8,24% ke 312, dan PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) terkoreksi 7,61% ke level 27.000.
