Hartadinata (HRTA) Kembali Teken MoU Ekspor Emas, Nilainya Lebih Besar
JAKARTA, investortrust.id – PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) kembali menandatangani kontrak ekspor emas senilai US$ 113,51 juta atau setara dengan Rp 1,77 triliun. Kontrak tersebut menyebutkan perseroan akan memasok emas sebanyak 160 kilo gram kepada RKD Solutions (RKDS).
Corsec Hartadinata Ong Deny mengatakan, penandatanganan nota kesepahaman (MoU) HRTA dengan RKDS digelar pada 17 Januari 2024. MoU tersebut menyebutkan bahwa perseroan akan memasok sebanyak 160 kg emas per bulan kepada RKDS dalam jangka waktu 17 Januari 2024 hingga Desember 2024. Dengan demikian total emas yang bakal disuplai mencapai 1,92 ton selama setahun ke depan.
Baca Juga
PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) Bakal Punya Kantor Pusat Ikonik di Bandung
“Nilait transaksi tersebut diperkirakan mencapai US$ 113,51 juta atau setara dengan Rp 1,77 triliun. Nilai transaksi tersebut lebih dari 20% ekuitas perseroan, sehingga transaksi tersebut merupakan transaksi material,” terangnya dalam penjelasan resminya di BEI, Jumat (19/1/2024).
Bulan lalu, Hartadinata telah menandatangani kontrak ekspor emas senilai US$ 30,02 juta atau setara dengan Rp 465,21 miliar kepada Bright Metal Refinery (BMR).
HRTA dengan Bright Metal Refinery telah menandatangani memorandum of understanding (MoU) untuk ekspor emas pada 15 Desember 2023.
Baca Juga
Dalam memorandum disebutkan perseroan akan mengekspor sebanyak 500 kilo gram emas dalam kurun waktu tiga bulan terhitung sejak 15 Desember 2023 hingga 15 Maret 2024 kepada Bright Metal.
“Nilai transaksi ekspor emas tersebut diperkirakan mencapai US$ 30,02 juta atau setara dengan Rp 465,21 miliar,” ungkapnya dalam penjelasan resminya di Jakarta, Selasa (19/12/2023).
Perseroan sebelumnya baru saja meraih fasilitas kredit modal kerja dari Bank Mandiri sebesar Rp 300 miliar. Fasilitas kredit diterima perseroan melalui anak usahanya PT Gemilang Hartadinata Abadi (GHA). Kredit ini bersifat revolving, uncommitted, dan advised dengan jangka waktu pinjaman satu tahun. Sedangkan tingkat bunga yang berlaku JIBOR 1M plus margin.

