Amman (AMMN) Bantah Rumor Bakal Dual Listing di Bursa Hong Kong
JAKARTA, investortrust.id – PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) membantah kabar yang menyebut perseroan tengah bersiap melakukan dual listing saham di Bursa Hong Kong.
Direktur Utama AMMN Arief Widyawan Sidarto menegaskan, informasi yang beredar di media massa tersebut masih bersifat spekulasi.
Baca Juga
Amman (AMMN) Bidik Lonjakan Produksi Smelter, Katoda Tembaga Tembus 162 Ribu Ton pada 2026
"Dengan ini perseroan menyampaikan bahwa informasi yang diberitakan oleh artikel pada media massa tersebut bersifat spekulasi. Sampai dengan tanggal surat ini, fokus AMMN adalah menjalankan strategi bisnis yang telah ditetapkan dan penciptaan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi para pemegang saham," ujar Arief dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (16/7/2026).
Klarifikasi tersebut disampaikan setelah BEI meminta penjelasan kepada AMMN melalui surat tertanggal 15 Juli 2026 terkait pemberitaan mengenai rencana dual listing. AMMN juga memastikan tidak terdapat informasi atau kejadian material lain yang belum diungkapkan kepada publik yang dapat memengaruhi kelangsungan usaha maupun pergerakan harga saham perseroan.
Baca Juga
Masuki Pertumbuhan Baru, Amman (AMMN) Diproyeksi Raup Pendapatan Rp 71 T dan Rekomendasi 'Buy'
"Sampai dengan tanggal surat ini, tidak ada informasi atau kejadian penting lainnya yang menurut Perseroan material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup Perseroan serta dapat mempengaruhi harga saham Perseroan yang belum diungkapkan oleh Perseroan kepada publik atau belum berada di ranah publik," kata Arief.
Pada perdagangan Kamis (16/7/2026), saham AMMN ditutup menguat 4,26% ke level Rp3.920. Dalam sepekan terakhir, saham perseroan tercatat telah menguat 13,52%.
