BEI: 4 Perusahaan Antre IPO hingga Juli 2026, Dana Emisi Tembus Rp 2,16 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak empat perusahaan dalam antrean penawaran umum perdana (initial public offering /IPO) saham dan pencatatan saham hingga 10 Juli 2026.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI Saidu Solihin mengatakan, sepanjang tahun berjalan hingga 10 Juli 2026 sebanyak tujuh perusahaan telah resmi mencatatkan saham di BEI dengan total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp2,16 triliun.
"Sampai 10 Juli 2026, telah tercatat tujuh perusahaan yang mencatatkan saham di BEI dengan dana dihimpun Rp2,16 triliun. Hingga saat ini, terdapat empat perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI," kata Saidu kepada wartawan, dikutip Senin (13/7/2026).
Baca Juga
Mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 53/POJK.04/2017 tentang pengelompokan skala aset, dari empat calon emiten tersebut, dua perusahaan merupakan perusahaan beraset besar dengan total aset di atas Rp250 miliar, sedangkan dua perusahaan lainnya merupakan perusahaan beraset kecil dengan total aset di bawah Rp50 miliar.
Berdasarkan sektor usaha, dua perusahaan dalam pipeline IPO berasal dari sektor kesehatan. Sementara masing-masing satu perusahaan berasal dari sektor barang konsumen primer dan sektor barang baku.
Dengan bertambahnya tujuh emiten baru sepanjang 2026, jumlah perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia hingga 10 Juli 2026 mencapai 963 perusahaan.
Baca Juga
Harga Emas Antam (ANTM) Turun Rp 20.000, Pasar Dibayangi Konflik AS-Iran
Di sisi pasar obligasi, hingga 10 Juli 2026 BEI mencatat telah diterbitkan 109 emisi Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS) dari 59 penerbit dengan total dana yang dihimpun mencapai Rp100,12 triliun.
Selain itu, masih terdapat 12 emisi dari 11 penerbit EBUS yang saat ini berada dalam pipeline penerbitan. Antrean tersebut berasal dari berbagai sektor usaha.
Sementara pada aksi korporasi Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue, hingga 10 Juli 2026 sebanyak empat perusahaan telah merealisasikan rights issue dengan total dana yang berhasil dihimpun sebesar Rp3,89 triliun.
