IHSG Sesi I Naik 0,46%, Empat Saham ARA Dipimpin LAND hingga JECX
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (7/7/2026), ditutup lanjutkan penguatan 27,46 poin (0,46%) menjadi 5.943. Empat saham catatkan kenaikan hingga auto reject atas pada penutupan sesi I hari ini.
Penguatan indeks ditopang kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor property 2,64%, material dasar naik 1,45%, consumer primer 1,45%, sektor kesehatan 1,02%, sektor material dasar 0,71%, sektor industry 0,72%, sektor consumer non primer 0,15%, dan keuangan 0,48%.
Baca Juga
Vikram Sinha Lanjut Pimpin Indosat, Targetkan EBITDA Naik 2 Kali Lipat
Seiring dengan kenaikan tersebut empat saham torehkan penguatan hingga ARA, yaitu saham LAND naik 34,62% menjadi Rp 70, JELI naik 25% menjadi Rp 1.125, UANG menguat 24,88% menjadi Rp 2.610, dan JECX menguat 24,80% menjadi Rp 1.560.
Meski tak ARA, saham ini juga catatkan lompatan mengesankan, yaitu RODA naik 28,85% menjadi Rp 67, NTBK naik 26,87% menjadi Rp 85, SKBM menguat 22,43% menjadi Rp 655, dan APLN naik 20,75% menjadi Rp 128.
Baca Juga
Prabowo Terima Tony Blair di Kertanegara, Bahas Perkembangan Strategis Global
Kemarin, IHSG ditutup menguat 40,29 poin (0,69%) menjadi 6.916, sebaliknya investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 190,91 miliar. Net sell terbayak melanda saham BMRI senilai Rp 85,96 miliar, MAPI Rp 82,73 miliar, dan AMMN senilai Rp 78,10 miliar.
Kenaikan ini juga ditopang atas penguatan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor consumer primer 1,26%, sektor energi 0,92%, sektor material dasar 0,51%, sektor keuangan 0,56%, sektor teknologi 0,92%, dan sektor industry 0,30%. Sisanya mencatatkan penurunan tipis.
Sejalan dengan kenaikan IHSG tersebut, beberapa saham berikut catatkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), seperti saham LAPD naik sebanyak 34,48% menjadi 78, NTBK naik 34% menjadi Rp 67, YUPI naik 24,90% menjadi Rp 1.530, dan SKBM naik 24,42% menjadi Rp 535. Meskti tak ARA, BELL melambung 27,08% menjadi Rp 122 dan ERTX menguat 21,97% menjadi Rp 161.
