IHSG Dibuka Melemah, Sebaliknya Tiga Saham Dipimpin JECX Bertahan ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (8/7/2026), dibuka turun tipis 2,32 poin (0,04%) menjadi 5.984. Penurunan berbanding terbalik dengan kenaikan sejumlah pasar saham Asia.
Penurunan tipis dipicu atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti material dasar, consumer primer, keuangan. Sebaliknya sektor saham lainnya justru berhasil catatkan kenaikan.
Baca Juga
Koreksi Saham Antam (ANTM) Berlebihan, Valuasi Murah Jadi Peluang Akumulasi dengan Target Harga Ini
Di tengah pergerakan tersebut, tiga saham pendatang baru ini catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham JECX naik 25% menjadi Rp 1.950, JELI naik 24,89% menjadi Rp 1.405, BACH naik 24,43% menjadi Rp 550. Lompatan juga melanda saham SQMI sebanyak 31,58% menjadi Rp 75
Kemarin, IHSG ditutup naik sebanyak 70,43 poin (1,19%) menjadi 5.986,50, meski demikian pemodal asing kembali mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 176,84 miliar. Sebaliknya net buy melanda saham BBCA senilai Rp 274,79 miliar, BBRI mencapai Rp 54,29 miliar, dan ADRO senilai Rp 37,90 miliar.
Baca Juga
S&P DJI Pantau Pasar Saham Indonesia, Ungkap Potensi Penurunan Klasifikasi ke Frontier
Seiring dengan kenaikan tersebut sejumlah saham berikut torehkan penguatan pesat hingga ARA, yaitu saham APLN menguat 34,91% menjadi Rp 143, LAND naik 34,62% menjadi Rp 70, NTBK naik 34,33% menjadi Rp 90.
ARA juga melanda saham JELI naik 25% menjadi Rp 1.125, UANG menguat 24,88% menjadi Rp 2.610, JECX menguat 24,80% menjadi Rp 1.560, BEEF menguat 24,76% menjadi Rp 262. Meski tak ARA, saham RODA melambung 28,85% menjadi Rp 67 dan BIPP menguat 29,63% menjadi Rp 70.
