Jasuindo (JTPE) Genjot Ekspor ke Asia dan Afrika, Target Kontribusi Capai 30% Pendapatan
JAKARTA, investortrust.id – PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE) mempercepat ekspansi pasar ekspor ke kawasan Asia dan Afrika sebagai strategi utama untuk mendorong pertumbuhan pendapatan dan memperkuat diversifikasi bisnis di tengah dinamika ekonomi global. Perseroan membidik kontribusi penjualan ekspor sebanyak 30% terhadap total penjualan tahun 2026.
Direktur Utama JTPE Allan Wibisono Oei mengatakan, perluasan pasar internasional menjadi bagian dari upaya perseroan meningkatkan daya saing sekaligus menciptakan sumber pertumbuhan baru.
Baca Juga
Presiden Prabowo Sambut Presiden Belarus di Istana Merdeka dengan Upacara Kenegaraan
"Ekspansi ke pasar global merupakan bagian dari strategi kami untuk memperkuat daya saing sekaligus menciptakan sumber pertumbuhan baru bagi Perseroan. Kami meyakini bahwa langkah ini akan memperluas peluang bisnis serta memperkuat posisi JTPE di pasar global," ujar Allan dalam keterangan resmi, Kamis (2/7/2026).
Strategi tersebut mulai menunjukkan hasil. Pada kuartal I-2026, kontribusi penjualan ekspor meningkat menjadi 22% dari total pendapatan, lebih tinggi dibandingkan 17,8% pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, pasar domestik masih mendominasi dengan kontribusi 78%.
Sejalan dengan tren tersebut, JTPE menargetkan kontribusi penjualan ekspor meningkat hingga 30% dari total pendapatan dalam jangka menengah. Perseroan menilai perluasan pasar ekspor akan membuka peluang pertumbuhan pendapatan sekaligus memperkuat diversifikasi sumber pendapatan.
Baca Juga
Jasuindo Tiga Perkasa (JTPE) Tebar Dividen Rp210,6 Miliar, Rasio Segini
Pada kuartal I-2026, JTPE membukukan pendapatan sebesar Rp265,05 miliar. Segmen sekuriti melalui produk dokumen identitas, seperti paspor dan kartu identitas, tetap menjadi kontributor utama dengan pendapatan Rp227,97 miliar.
Meski kinerja pada awal tahun lebih rendah dibandingkan kuartal I-2025, perseroan menyatakan hingga April 2026 telah mengamankan sekitar 60% dari target pendapatan tahun ini melalui kontrak-kontrak strategis yang telah diperoleh. Capaian tersebut menjadi modal bagi perusahaan untuk mengejar target pertumbuhan sepanjang 2026.
Selain memperluas pasar ekspor, JTPE mempercepat transformasi menjadi penyedia solusi digital. Salah satu fokus pengembangannya adalah teknologi RFID untuk menangkap peluang di segmen brand protection sekaligus memperkuat portofolio bisnis perseroan di masa mendatang.
