Jasuindo Tiga Perkasa (JTPE) Genjot Kinerja Paruh Kedua Lewat Segmen Bisnis Ini
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE) menggenjot kinerja pada paruh kedua melalui segmen bisnis identitas dan pembayaran. Secara historis, lini bisnis ini menjadi penyumbang utama pendapatan emiten yang bergerak di bidang penyedia solusi percetakan sekuriti tersebut.
“Kami akan mendorong penjualan melalui produk-produk unggulan, seperti kartu identitas, paspor, dan kartu perbankan baik tujuan pasar lokal maupun ekspor,” jelas Direktur Utama Jasuindo Tiga Perkasa, Allan Wibisono Oei, Kamis (28/8/2025).
Baca Juga
Jasuindo (JTPE) Bidik Pertumbuhan 10% di 2025, Siapkan Strategi Ini
Tujuan ekspor terbesar emiten yang menjual produk solusi identitas, pembayaran, perlindungan merek, serta percetakan komersial ini, antara lain negara Timur Tengah dan negara di benua Afrika. “Produk-produk tersebut menjadi pilar utama bisnis dan fondasi kekuatan kami di pasar saat ini,” sambungnya.
Guna mencapai target strategis, manajemen terus melakukan berbagai upaya efisiensi produksi dan menawarkan harga yang kompetitif untuk setiap produknya, guna meningkatkan volume penjualan. Selain itu, perseroan akan memaksimalkan produk-produk yang memiliki margin tinggi, guna mempertahankan dan meningkatkan profitabilitas berkelanjutan.
“Fokus juga akan diberikan pada pengembangan diversifikasi produk yang sedang dijajaki, seperti produk telekomunikasi, security packaging dan RFID (radio frequency identification),” papar Allan.
Baca Juga
Saham Sentuh Rekor Rp 100 Ribu, Dian Swastatika (DSSA) ternyata Ekspansif di Energi Hijau
Hingga akhir Juni 2025, perusahaan membukukan penjualan sebesar Rp 666,5 miliar. Kontribusi terbesar berasal dari segmen sekuriti yang mencatatkan penjualan sebesar Rp 588 miliar atau setara 88,22% dari total pendapatan.
Sementara itu, segmen non-sekuriti menyumbang Rp 78,5 miliar atau 11,78% dari total pendapatan. Pada periode yang sama, laba bersih perusahaan mencapai Rp 85,79 miliar.
“Dengan fondasi yang kuat dari segmen identitas dan dukungan dari segmen pembayaran, kami optimistis dapat melanjutkan momentum positif dan mencapai kinerja yang lebih baik pada paruh kedua tahun ini,” pungkas Allan.

