Laba BRI (BBRI) Rp 43,99 Triliun hingga Kuartal III, Sahamnya Direkomendasikan Buy
JAKARTA, Investortrust.id – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatatkan kenaikanj laba bersih konsolidasi yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi Rp 43,99 triliun hingga September 2023, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 39,15 triliun.
Sedangkan laba bersih bank only yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik dari Rp 33,20 triliun menjadi Rp 38,37 triliun. Kenaikan tersebut menjadikan laba per saham BBRI ikut melesat dari Rp 292 menjadi Rp 259 hingga September 2023.
Baca Juga
Manajemen BRI dalam publikasi laporan keuangan, Rabu (25/10/2023) menyebutkan, kenaikan laba tersebut sejalan dengan peningkatan pendapatan bunga konsolidasi dari Rp 115,25 triliun menjadi Rp 131,89 triliun. Hal ini berimbas terhadap kenaikan pendapatan bunga bersih kondolidasi dari Rp 96,50 triliun menjadi Rp 101,19 triliun.
Sebelumnya, Analis Ciptadana Sekuritas Erni Marsella Siahaan mengatakan, seluruh bank menunjukkan tingkat pertumbuhan kredit dan laba bersih yang kuat sampai akhir tahun. Begitu juga simpanan menunjukkan pertumbuhan.
Baca Juga
Berbagai faktor tersebut mendorong Ciptadana Sekuritas mempertahankan rekomendasi overweight saham sektor perbankan. Target tersebut mempertimbangkan asumsi rata-rata pertumbuhan laba bersih bank papan atas mencapai 19% tahun ini.
Sedangkan saham bank pilihan teratas jatuh ke BBRI dan BBNI. Kedua saham tersebut diprediksi paling diuntungkan atas ekspektasi pemangkasan tingkat suku bunga tahun depan, apalagi harga kedua saham tersebut masih tergolong murah, dibandingkan sektornya. BBRI direkomendasikan beli dengan target harga Rp 6.250.

