IHSG Dibuka Naik Tipis 0,19%, Saham Sektor Keuangan Jadi Pendongkrak
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (26/6/2026), dibuka naik 11,3 poin (0,19%) menjadi 6.010. Penguatan ini berbanding terbalik dengan pasar saham Asia yang bergerak di zona merah.
Kenaikan ditopang saham sektor keuangan, properti, industri, energi, dan teknologi. Sisanya mengalami penurunan. Kenaikan juga ditopang penguatan saham big bank, seperti BBCA dan BBRI.
Baca Juga
Perkuat Permodalan dan Daya Saing, OJK Sepakati Penggabungan BPR Ophir ke BPR Swadaya Anak Nagari
Adapun saham dengan kenaikan harga paling pesat melanda YUPI naik 24,77% menjadi Rp 2.040, PEGE menguat 15,24% menjadi Rp 121, dan SEMA naik 7,53% menjadi Rp 100.
Kemarin, IHSG melesat sebanyak 115,16 poin (1,96%) menjadi 5.999 dengan investor asing kembali melanjutkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 299 miliar. Net sell terbanyak meladan saham BMRI senilai Rp 224,17 miliar, BBRI mencapai Rp 93,23 miliar, dan KLBF sebanyak Rp 77,31 miliar.
Baca Juga
Reliance Sekuritas Jagokan 4 Saham Hari Ini, Ada MEDC hingga WIFI
Kenaikan indeks ditopang lompatan seluruh sektor saham dengan kenaikan lebih dari 2%, yaitu sektor material dasar, industri, konsumer non primer, konsumer primer. Kenaikan lebih dari 3% melanda saham sektor kesehatan dan infrastruktur.
Sedangkan saham dengan kenaikan harga paling pesat hari ini, yaitu saham RBMS naik 33,96% menjadi Rp 71, YUPI naik 24,81% menjadi Rp 1.635, KONI naik 24,79% menjadi Rp 3.020, FUTR naik 22,38% menjadi Rp 175, ZONE naik 21,78% menjadi Rp 615, dan RGAS menguat 17,92% menjadi Rp 204.
