IHSG Jatuh Sentuh Level di Bawah 6.000 Jelang Penutupan Sesi I Hari Ini, Big Cap Kembali Berguguran
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) jelan penutupan sesi I, Rabu (24/6/2026), turun signifikan sebanyak 101 poin (1,65%) menjadi 5.999. Penurunan dipicu atas pelemahan saham big cap.
Dengan penurunan tersebut, IHSG telah mengalami pelemahan selama enam hari beruntun. Penurunan terbesar sesi I melanda saham big bank, seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI. Pelemahan juga dipicu kejatuhan saham emiten Prajogo Pangestu, seperti TPIA, BRPT, CUAN, CDIA, hingga PTRO. Kejatuhan juga melanda saham material dasar, seperti ARCI, BRMS, INDY, hingga HRTA.
Baca Juga
Pelemahan juga dipicu kejatuhan hampir seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar melemah 3,10%, energi turun 2,66%, infrastruktur 2,20%, keuangan 1,44%, konsumer primer 1%, dan konsumer non primer 1,11%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor teknologi.
Pelemahan tersebut juga sejalan dengan berlanjutnya penurunan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar As senilai Rp 83 menjadi Rp 17.938 per dolar AS. Penurunan juga dipicu pelemahan mayoritas pasar saham Asia.
Meski demikian, beberapa saham berikut masih berhasil catatkan lompatan harga mengensakan, saham PTPW naik 24,79% menjadi Rp 1.510 dan BOGA naik 24,91% menjadi Rp 1.780. Kenaikan juga melanda saham EMDE sebanyak 21,88% menjadi Rp 78, BHAT naik 17,42% menjadi Rp 1.500, dan RGAS naik 17,13% menjadi Rp 212.
Baca Juga
Rupiah Lanjut Melemah terhadap Dolar AS, Didorong Permintaan Safe Haven
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 15,36 poin (0,25%) menjadi 6.101,33 disertai dengan investor asing melanjukan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 311,60 miliar Net sell terbanyak melanda saham BMRI senilai Rp 386,58 miliar dan DSSA mencapai Rp 95,45 miliar.
Penurunan ini dipicu atas kejatuhan hampir seluruh sektor saham, seperti sektor energi 0,61%, sektor teknologi 1,05%, sektor keuangan 0,62%, transportasi 0,15%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor industri, material dasar, konsumer primer, kesehatan, hingga properti.
Sebaliknya saham dengan penguatan mengesankan hari ini, yaitu saham PTPW naik 24,74% menjadi Rp 1.210, LEAD naik 31,46% menjadi Rp 177, BALI menguat 25% menjadi Rp 1.475, dan LAJU naik 13,11% menjadi Rp 69.
