IHSG Sesi I Jatuh 2,46% ke Leve Terendah Baru dalam 10 Bulan, Saham Big Cap Berguguran
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (30/4/2026), ditutup anjlok sebanyak 174,68 poin (2,46%) ke level terendah baru dalam 10 bulan terakhir menjadi 6.926. Penurunan indeks tercatat yang paling rendah di pasar Asia hari ini.
Penurunan tersebut dipicu atas kejatuhan seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar dan industry melemah lebih dari 3,2%. Penurunan lebih dari 2% melanda saham sektor energi, consumer primer, consumer non primer, property, dan infrastruktur. Sisanya catatkan penurunan lebih dari 1%.
Baca Juga
United Tractors (UNTR) Bukukan Laba Bersih Rp 1,8 Triliun di Tengah Pelemahan Bisnis Tambang
Penurunan juga dipicu atas kejatuhan saham big cap, seperti BBCA, BREN, TPIA, BBRI, BMRI, EMAS. Penurunan juga melanda saham DSSA, MORA, UNTR, PTRO, PANI, hingga MDKA.
Meski indeks terjun bebas, sejumlah saham ini masih catatkan penguatan, seperti saham HERO naik 24,74% menjadi Rp 474, PSDN naik 18,56% menjadi Rp 230, ASPR naik 7,03% menjadi Rp 274, PTPP naik 6,45% menjadi Rp 264, dan TOOL menguat 6,38% menjadi Rp 100.
Kemarin, IHSG ditutup rebound sebanyak 28,84 poin (0,41%) menjadi 7.101 dengan investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 1,19 triliun. Terbanyak melanda saham BMRI senilai Rp 443,80 miliar, BBCA mencapai Rp 307,73 miliar, dan BBRI sebanyak Rp 69,54 miliar.
Baca Juga
United Tractors (UNTR) Bukukan Laba Bersih Rp 1,8 Triliun di Tengah Pelemahan Bisnis Tambang
Penguatan ini ditopang kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor industry 2,41%, sektor consumer non primer 1,08%, sektor teknologi 1,45%, sektor infrastruktur 1,48%, sektor keuangan 1,04%, sektor energi 0,45%, sektor property 0,39%, dan transportasi 0,31%. Sisanya catatkan penurunan.
Adapun saham dengan kenaikan paling pesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham INOV naik 34,68% menjadi Rp 167, TOOL menguat 34,29% menjadi Rp 94, dan saham KONI sebanyak 24,89% menjadi Rp 2.960.

