Net Sell Berlanjut Rp 1,11 Triliun, Tiga Saham Bank Besar Ini Diobral Asing
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 1,11 triliun, seiring dengan penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (22/6/2026), sebanyak 60,45 poin (0,98%) menjadi 6.116.69.
Net sell terbanyak melanda saham BBRI senilai Rp 261,98 miliar, TPIA mencapai Rp 174,65 miliar, BBNI sebanyak Rp 110,56 miliar, TLKM mencapai Rp 106,14 miliar, dan BMRI sebanyak Rp 905,49 miliar.
Baca Juga
Cak Imin Setuju MBG Diprioritaskan untuk Ibu Hamil dan Menyusui serta Balita
Sebaliknya lima saham berikut berhasil torehkan pembelian bersih (net buy) saham oleh pemodal asing, yaitu saham TINS mencapai Rp 120,96 miliar, ANTM Rp 90,50 miliar, DSSA mencapai Rp 28,47 miliar, MYOR sebanyak Rp 24,66 miliar, dan BREN mencapai Rp 23,77 miliar.
Penurunan IHSG hari ini dipicu atas pelemahan mayoritas sektor saham, seperti sektor material dasar 2,49%, sektor industri 2,34%, sektor kesehata 2,23%, konsumer primer 1,67%, keuangan 1,58%, dan properti 1,20%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor teknologi dan energi.
Baca Juga
OJK Catat 184 Usaha Gadai Ilegal Masih Beroperasi di Indonesia
Pelemahan tersebut dipicu atas pelemahan saham big cap, seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI. Tekanan juga datang dari berlanjutnya koreksi saham emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu, seperti BREN, TPIA, BRPT, CUAN, hingga CDIA.
Meski IHSG terjerembab, sejumlah saham berikut cetak lompatan harga, hingga auto reject atas (ARA) ZONE naik 24,77% menjadi Rp 680 dan BYAN naik 20% menjadi Rp 13.200. Lompatan juga melanda saham EMDE sebanyak 24,56% menjadi Rp 71, KIOS sebanyak 24,14% menjadi Rp 108, dan ADES naik 17,14% menjadi Rp 30.925.
