Reliance Sekuritas Jagokan 4 Saham Ini, Ada MEDC hingga ISAT
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (22/6/2026), berpeluang melemah dengan rentang pergerakan 6.125- 6.221. Sedangkan saham MEDC, ELSA, ENRG, dan ISAT layak dilirik.
Reliance Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, candle terakhir IHSG white spinning top, masih di atas MA5 dan MA20, indikator Stochastic dead cross pada area overbought. “Dengan pola ini, kami memperkirakan IHSG cenderung melemah dengan saham pilihan MEDC, ELSA, ENRG, dan ISAT,” tulisnya.
Baca Juga
Harga Minyak Melonjak Usai Trump Ancam Serangan Baru ke Iran
Laju indeks juga dipengaruhi indeks utama bursa AS Bursa saham Wall Street tutup dikarenakan National Holiday Juneteenth untuk memperingati hari berakhirnya perbudakan di Amerika Serikat. Adapun pagi ini, mayoritas pasar saham Asia menguat, seeperti Indeks Nikkei 225 naik +0.77% dan Kospi naik +0.30%.
Adapun saham pilihan hari ini, yaitu saham MEDC direkomendasikan beli dengan target harga Rp 1.320, ELSA direkomendasikan beli Rp 650, ENRG dengan target harga Rp 1.610, dan ISAT dengan target harga Rp 1.980.
Akhir pekan lalu, IHSG ditutup naik tipis 4,8 poin (0,08%) menjadi 6.177 disertai dengan investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 3,19 triliun di seluruh pasar. Meski demikian pembelian bersih (net buy) melanda saham BBCA sebanyak Rp 336,43 miliar, BBNI senilai Rp 44,04 miliar, dan MDKA sebanyak Rp 41,83 miliar.
Baca Juga
Dow Futures Anjlok Hampir 200 Poin, Pasar Soroti Inflasi dan Ketidakpastian di Timur Tengah
Kenaikan ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor consumer non primer, consumer primer, infrastruktur, dan transportasi. Sebaliknya tekanan melanda saham sektor teknologi, property , dan keuangan.
Adapun sejumlah saham yang berhasil torehkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham SDMU naik 34,29% menjadi Rp 94, ZONE menguat 25% menjadi Rp 545, dan MORA naik 20% menjadi Rp 7.800. Kenaikan pesat juga melanda saham BCIC sebanyak 25% menjadi Rp 145 dan SMMT naik 20,79% menjadi Rp 2.150.
