Reli SpaceX Dorong Minat Investor pada Aset Global Bertokenisasi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Penguatan saham SpaceX dan rebound harga Bitcoin dalam sepekan terakhir dinilai mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap aset-aset global berorientasi pertumbuhan (growth assets).
Setelah resmi diperdagangkan di pasar publik, saham SpaceX (SPCX) tercatat melonjak lebih dari 20% dalam beberapa hari pertama perdagangan dan mendorong valuasi perusahaan mendekati US$ 2,7 triliun. Kinerja tersebut menarik perhatian investor global, termasuk dari Indonesia.
Di sisi lain, harga Bitcoin (BTC) juga menunjukkan pemulihan dengan kenaikan sekitar 7,38% dalam sepekan hingga mencapai US$ 65.766 pada 17 Juni 2026, berdasarkan data CoinMarketCap. Penguatan tersebut terjadi setelah meredanya ketegangan geopolitik global menyusul tercapainya gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran.
Direktur Bisnis Operasional Bittime Ryan Lymn mengatakan tren tersebut menunjukkan semakin besarnya ketertarikan investor terhadap instrumen investasi global yang menawarkan potensi pertumbuhan jangka panjang.
“Bittime melihat tokenisasi aset sebagai salah satu perkembangan penting yang akan membentuk masa depan industri investasi. Karena itu, kami terus menghadirkan berbagai tokenisasi aset global agar investor Indonesia memiliki lebih banyak pilihan dalam membangun portofolio yang terdiversifikasi,” ujar Ryan dalam keterangannya, Jumat (19/6/2026).
Baca Juga
Menurut Ryan, perkembangan teknologi tokenisasi aset memungkinkan investor ritel memperoleh akses terhadap berbagai aset global yang sebelumnya sulit dijangkau. Melalui teknologi blockchain, aset dengan nilai riil dapat diperdagangkan secara lebih fleksibel dan efisien.
Saat ini, Bittime telah menghadirkan perdagangan SpaceX xStock (SPCXX), yaitu aset tokenisasi yang memberikan eksposur terhadap saham SpaceX. Kehadiran produk tersebut melengkapi pilihan investasi global yang tersedia di platform.
Selain memperluas akses investasi, Bittime juga meluncurkan program Bittime Mining Points melalui League of Traders. Program tersebut memungkinkan pengguna memperoleh poin dari aktivitas perdagangan dan referral berbagai aset yang tersedia di platform, termasuk Bitcoin (BTC), Tether Gold (XAUT), Tether (USDT), serta aset tokenisasi global seperti SPCXX.
Baca Juga
Bittime Resmi Kantongi Izin PAKD dari OJK, Wujudkan Industri Aset Kripto yang Aman dan Teregulasi
Ryan menambahkan, meningkatnya integrasi pasar keuangan global membuka peluang bagi investor Indonesia untuk mengakses berbagai instrumen investasi internasional yang sebelumnya hanya tersedia bagi investor institusi atau investor bermodal besar.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa setiap instrumen investasi, termasuk aset kripto dan aset tokenisasi, tetap memiliki risiko yang perlu dipahami investor.
“Volatilitas pasar dapat menciptakan peluang sekaligus risiko yang lebih tinggi. Karena itu, edukasi mengenai manajemen risiko dan analisis fundamental tetap menjadi fondasi penting dalam membangun portofolio investasi yang sehat dan berkelanjutan,” kata Ryan.
Ia menegaskan bahwa aset kripto mengandung berbagai risiko, mulai dari fluktuasi harga, risiko likuiditas, risiko teknologi, hingga risiko regulasi. Oleh karena itu, investor perlu melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
