IHSG Dibuka Berbalik Arah Naik 0,49%, Kenaikan Didorong Sektor Saham Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (19/6/2026), dibuka melemah 10,88 poin (0,18%) menjadi 6.161, namun memasuki menit pertama berbalik arah menjadi positif 0,43%. Pergerakan tersebut ikut alur pasar saham Asia yang bergerak bervariasi.
Penurunan dipicu atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti infrastruktur, teknologi, dan keuangan. Sebaliknya sektor lainnya catatkan penguatan, seperti energi, material dasar, hingga consumer primer.
Baca Juga
Saham Kalbe Farma (KLBF) Tawarkan Peluang Kenaikan 55%, Intip Sejumlah Faktor Pendorong Ini
Meski dibuka melemah, beberapa saham ini catatkan kenaikan pesat, seperti SDMU naik 22,86% menjadi Rp 85, ZONE menguat19,27% menjadi Rp 520, dan GSMF menguat 16,67% menjadi Rp 91.
Kemarin, IHSG anjloksebanyak 48,4 poin (0,78%) menjadi 6.172,34 disertai dengan investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 111,56 miliar Net sell terbanyak melanda saham BBRI senilai Rp 557,26 miliar, MAPI mencapai Rp 98,87 miliar, dan DSSA mencapai Rp 84,98 miliar.
Baca Juga
MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia, IHSG Berpotensi Menguat
Pelemahan tersebut dipicu atas koreksi mayorita sektor saham, seperti sektor infrastruktur 1,96%, sektor keuangan 1,32%, sektor kesehatan 1,07%, sektor properti 0,64%, dan sektor industri 0,16%. Sebaliknya penguatan melanda saham material dasar, konsumer primer, dan teknologi.
Adapun sejumlah saham berikut justru berhasil catatkan kenaikan pesat pagi ini, yaitu tiga saham naik hingga auto reject atas (ARA) saham JECC menguat 24,59% menjadi Rp 760, CBUT naik 24,78% menjadi Rp 705, ZONE naik 24,57% menjadi Rp 436. Meski tak ARA, saham KOPI melesat 23,08% menjadi Rp 224 dan RLCO naik 15,36% menjadi Rp 3.980.
