Standard Chartered Proyeksikan UNI Tembus US$ 100 pada 2030, Ditopang Lonjakan Aset DeFi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Standard Chartered memulai cakupan riset terhadap token Uniswap (UNI) dengan proyeksi harga mencapai US$100 pada akhir 2030, atau melonjak hampir 40 kali lipat dibandingkan level saat ini. Proyeksi tersebut didasarkan pada perkiraan pertumbuhan pesat aset tokenisasi yang masuk ke ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi).
Kepala Riset Aset Digital Standard Chartered, Geoffrey Kendrick, memperkirakan nilai aset tokenisasi berbasis blockchain akan meningkat menjadi US$ 4 triliun pada akhir 2028 dari sekitar US$ 340 miliar saat ini. Dalam periode yang sama, porsi aset tokenisasi yang aktif digunakan dalam protokol DeFi diproyeksikan naik menjadi 30% pada 2030 dari sekitar 3,5% saat ini.
Berdasarkan proyeksi tersebut, nilai aset yang terkunci (total value locked/TVL) di sektor DeFi berpotensi mencapai US$2,7 triliun atau meningkat sekitar 37 kali lipat dibandingkan kondisi saat ini. Menurut Kendrick, pertumbuhan tersebut akan menjadi katalis utama bagi Uniswap sebagai salah satu platform perdagangan aset digital terbesar di sektor DeFi.
“Jumlah aset tokenisasi yang aktif di DeFi berpotensi meningkat 37 kali lipat hingga akhir 2030,” tulis Kendrick dalam riset yang dipublikasikan Senin (15/6/2026).
Baca Juga
Bitcoin Bertahan di US$ 63.500 di Akhir Pekan, Standard Chartered Sebut Musim Dingin Kripto Berakhir
Standard Chartered menilai Uniswap memiliki posisi strategis karena berperan sebagai infrastruktur perdagangan aset digital yang telah memiliki basis pengguna luas dan likuiditas yang kuat. Seiring semakin banyak aset dunia nyata yang ditokenisasi dan diperdagangkan di blockchain, Uniswap diperkirakan akan menjadi salah satu platform yang paling diuntungkan.
Bank tersebut juga menyoroti sejumlah perkembangan yang memperkuat ekosistem Uniswap, termasuk peluncuran versi tokenisasi saham perusahaan seperti SpaceX, Apple, dan Tesla yang diperdagangkan melalui protokol tersebut. Selain itu, dana tokenisasi BUIDL milik BlackRock juga telah terintegrasi dengan UniswapX sejak awal tahun ini.
Standard Chartered memproyeksikan harga UNI mencapai US$ 6,50 pada 2026, naik menjadi US$ 20 pada 2027, US$ 40 pada 2028, US$ 65 pada 2029, dan akhirnya menembus US$ 100 pada 2030. Jika terealisasi, kenaikan tersebut diperkirakan melampaui kinerja sejumlah aset kripto utama lainnya.
Baca Juga
OKX Gandeng BlackRock dan Standard Chartered, Hadirkan Skema Jaminan Kripto Berbasis RWA
Meski demikian, bank tersebut mengingatkan bahwa realisasi proyeksi tersebut tetap bergantung pada kecepatan adopsi aset tokenisasi di sektor DeFi serta kemampuan Uniswap dalam memperluas kemitraan dengan institusi keuangan tradisional.
Saat ini, token UNI diperdagangkan di kisaran US$ 2,71 dengan kapitalisasi pasar sekitar US$ 1,68 miliar. Harga tersebut masih berada jauh di bawah target jangka panjang yang dipatok oleh Standard Chartered.
