IHSG Berpeluang Bergerak Terbatas, Pantau DSSA hingga BBNI
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (12/6/2026), diprediksi bergerak terbatas dalam rentang 5.728-5.960. Tiga saham ini, DSSA, MBMA, dan BBNI, direkomendasikan beli hari ini.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak terbatas dengan support di 5.728–5.653 dan resistance di 5.960–6.000. Pergerakan indeks akan dipengaruhi fikus investor terhadap gelombang demonstrasi yang berlangsung terkait penolakan kenaikan harga bahan bakar dan isu ekonomi nasional. Isu ini berpeluang meningkatkan kehati-hatian investor terhadap aset-aset domestik di tengah tekanan nilai tukar.
Baca Juga
Trump Batalkan Serangan ke Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Terjun
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi laju pasar saham dunia setelah Dow Jones ditutup melesat sebanyak 1,86%. Lompatan juga melnada S&P500 sebanyak 1,76% dan Nasdaq melambung lebih dari 2,54%.
Terkait saham pilihan, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham DSSA dengan target harga Rp 865-970, MBMA dengan target harga Rp 498-550, dan BBNI dengan target harga Rp 3.580-3.690.
Kemarin, IHSG ditutup melemah 16,35 poin (0,28%) menjadi 5.886 dengan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 252,65 miliar oleh investor asing. Meski dilanda net sell saham, pemodal asing justru merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham BBCA mencapai Rp 387,96 miliar.
Baca Juga
Trump Batalkan Serangan ke Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Terjun
Penurunan indeks kemarin dipicu atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar sebanyak 4,27%, sektor enerig sebanyak 2,12%, consumer non primer 0,57%, dan consumer primer 0,66%. Adapun saham keuangan, property, teknologi, dan kesehatan catatkan kenaikan harga.
BEI juga mencatatkan beberapa saham berikut berhasil torehkan kenaikan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham KOPI naik 34,67% menjadi Rp 202, UVCR menguat 34,33% menjadi Rp 180, OILS naik 34,15% menjadi Rp 220, dan TMPO naik 34,04% menjadi Rp 126.
