Rebound Berlanjut Terdorong Saham BBCA, IHSG Akhirnya Berbalik Sentuh Level 6.000
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (11/6/2026), akhirnya kembali ke atas level 6.000 setelah catat kenaikan 104 poin (1,78%) menjadi 6.007 pada perdagangan saham hingga pukul 09.30 WIB. Kenaikan IHSG berbanding terbalik dengan pasar saham dunia berada di zona merah.
Sebagaimana diketahui, IHSG jatuh ke bawah level 6.000 sejak 3 Juni dipicu kejatuhan saham-saham big cap, khususnya perbankan. Adapun kenaikan indeks pagi ini ditopang lompatan saham big cap, sepert BBCA naik 3,54%, BBNI naik 4,64%, BBRI menguat 1,39%, dan BMRI menguat 1,17%. Kenaikan juga didukung ARA saham MLPT sebanyak 20%, DCII naik 4,76%, dan TLKM naik 5,34%.
Baca Juga
Reliance Sekuritas Jagokan 4 Saham Hari Ini, Ada BREN hingga GGRM
Dari sisi sectoral, saham sektor keuangan jadi penopang utama dengan kenaikan 2,42%, consumer primer 1,43%, consumer non primer 1,10%, teknologi 1,50%, infrastruktur 1,67%, dan sektor property 1,96%.
Adapun beberapa saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), seperti saham BBAY naik 34,39% menjadi Rp 254, RISE melesat 25% menjadi Rp 1.300, SSTM naik 25% menjadi Rp 470, MLPT naik 20% menjadi Rp 21.600, dan POLU menguat 20% menjadi Rp 11.700.
Kemarin, IHSG ditutup melesatsebanyak 155,73 poin (2,71%) menjadi 5.902 disertai dengan penjualan bersih (net sell) jumbo mencapai Rp 3,12 triliun. Net sell terbanyak melanda saham BBRI sebanyak Rp 612,05 miliar, TPIA mencapai Rp 416,08 miliar, BBCA senilai Rp 179,18 miliar, dan BBNI mencapai Rp 147,16 miliar.
Baca Juga
IHSG Dibuka Naik 0,37%, Berbanding Terbalik dengan Pasar Saham Dunia
Kenaikan IHSG kemarin juga didukung penguataan mayoritas sektor saham, kenaikan lebih dari 2% melanda saham sektor industry, keuangan, dan infrastruktur. Saham sektor teknologi naik 4,37% dan sektor keuangan menguat 3,39%. Kenaikan juga melanda saham sektor consumer primer, infrastruktur, hingga transportasi.
Sedangkan saham dengan kenaikan paling pesat hingga auto reject atas (ARA) melanda saham BABY naik 35% menjadi Rp 189, KBLV naik 34,85% menjadi Rp 89, saham FOLK naik 34,59% menjadi Rp 214. Meski tak ARA, saham LCKM menguat 29,79% menjadi Rp 29,79%, RGAS naik 28,04% menjadi Rp 137, dan RAAM naik 26,98% menjadi Rp 240.

