Net Sell Jumbo Rp 1,27 Triliun, Asing Kembali Lepas Saham BBCA hingga BREN
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,27 triliun, seiring dengan berlanjutnya kejatuhan Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (4/6/2026), sebanyak 101,29 poin (1,70%) menjadi 5.839.
Net sell terbanyak kembali melanda saham BBCA Rp 475,51 miliar, BBRI senilai Rp 451,67 miliar, TPIA mencapai Rp 257,51 miliar, BMRI senilai Rp 164,07 miliar, dan BREN senilai Rp 146,75 miliar.
Sebaliknya lima saham dengan torehan pembelian bersih (net buy) terbanyak, yaitu saham BRMS mencapai Rp 118,83 miliar, BUMI senilai Rp 103,65 miliar, MDKA senilai Rp 100 miliar, ADRO mencapai Rp 53,24 miliar, dan DEWA senilai Rp 44,84 miliar.
Baca Juga
IHSG Anjlok 1,70%, Samuel Sekuritas Sebut Valuasi Saham Justru Kian Menarik
Kejatuhan indeks dipangaruhi sentimen negatif pasar saham dunia yang diikut dengan penurunan sejumlah pasar Asia. Penurunan indeks juga dipicu atas berlanjutnya pelemahan nilai tukar Rupiah ke level Rp 18.047 atau terendah baru sepanjang masa.
Penurunan indeks juga sejalan dengan kejatuhan seluruh sektor saham, seperti industri anjlok 4,07%, konsumer non primer 2,36%, sektor properti 3,28%, sektor keuangan 2,04%, dan sektor konsumer primer 1,48%.
Kejatuhan tersebut juga dipicu penurunan signifikan saham big cap, TPIA, BRPT, MORA, INTP, DSSA, hingga INTP. Bahkan saham big cap, seperti BBNI anjlok lebih dari 4%, BBRI anjlok lebih dari 3%, adapun BMRI dan BBCA turun nyaris 2%.
Baca Juga
BGN Moratorium Pembangunan Dapur MBG, Bakal Fokus ke Wilayah 3T
Walau IHSG bergerak tertekan signifikan, sejumlah saham berikut masih berhasil torehkan lompatan harga, seperti ESTI naik hingga auto reject atas (ARA) sebanyak 34,58% menjadi Rp 144 dan MSIN cetak ARA 24,45% menjadi Rp 570. Kenaikan juga melanda saham NZIA sebanyak 32,99% menjadi Rp 258, BELL naik 18,28% menjadi Rp 110, dan ALKA naik 17,21% menjadi Rp 715.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 254 poin (4,11%) menjadi 5.941 dengan investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 993,29 miliarterbanyak melanda saham BBCA sebanyak Rp 707,62 miliar, BBRI mencapai Rp 427,54 miliar, dan TPIA senilai Rp 362,45 miliar.

