Net Sell Jumbo Rp 1,76 Triliun, Asing Buang Saham BBCA hingga BMRI
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,76 triliun, seiring dengan penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (27/3/2026), sebanyak 67,03 poin (0,94%) menjadi 7.079,06.
Net sell terbanyak disumbangkan BBCA sebanyak Rp 1,13 triliun. Sisanya saham BBRI mencapai Rp 355,88 miliar, BBNI senilai Rp 123,76 miliar, BMRI mencapai Rp 119,90 miliar, dan TLKM mencapai Rp 48,37 miliar.
Baca Juga
Aplikasi Coretax Sering Error, Menkeu Purbaya Endus Vendor Nakal Disusupkan
Sebaliknya pembelian bersih (net buy) melanda saham NSSS mencapai Rp 159,47 miliar. Selanjutnya saham ANTM mencapai Rp 65,18 miliar, EMAS mencapai Rp 44,77 miliar, BUMI Rp 33,95 miliar, dan AADI sebanyak Rp 23,40 miliar.
Terkait penurunan indeks hari ini ikut pelemahan sejumlah pasar saham Asia. Secara sectoral, pelemahan IHSG dipengaruhi pelemahan beberapa sektor saham, seperti sektor industry turun 1,27%, sektor infrastruktur 1,29%, sektor teknologi 0,97%, sektor keuangan 0,56%, sektor material dasar melemah 0,42%, dan sektor konsumer primer 0,33%. Sebaliknya kenaikan tipis melanda saham sektor energi, kesehatan, dan konsumer non primer.
Baca Juga
Meski IHSG melemah, saham ini cetak lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham NZIA melambung 34,72% menjadi Rp 194, SOHO naik 24,92% menjadi Rp 2.030, CBPE naik 24,65% menjadi Rp 354, dan FMII naik 24,32% menjadi Rp 276. Meski tak ARA, saham NETV naik 19,48% menjadi Rp 92 dan JAYA anik 16,67% menjadi Rp 133.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok ditutup turun dalam sebanyak 138,03 poin (1,89%) menjadi 7.164,09 dengan pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham Rp 20,71 triliun setelah adanya crossing saham FAPA bernilai Rp 18,76 triliun melalui pasar negosiasi atau crossing saham.

