Laba Emiten Agro Kimia (SRSN) Terbang 985%, Faktor Ini Pendorongnya
JAKARTA, investortrust.id – Emiten agro kimia, PT Indo Acidatama Tbk (SRSN) mencetak laba bersih Rp 46,81 miliar per kuartal III-2023, mencerminkan pertumbuhan 985,5% secara tahunan atau year on year (yoy) dibandingkan Rp 4,31 miliar per kuartal III-2023.
Berdasarkan laporan keuangan per kuartal III 2023 yang dipublikasikan Senin (30/10/2023), penjualan bersih SRSN meningkat 9,75% yoy menjadi Rp751,08 miliar, disbanding Rp 684,31 miliar pada perode yang sama tahun lalu..
Penjualan produk ethanol (alcohol) di pasar lokal tercatat menyumbang penjualan SRSN sebesar Rp 500,83 miliar tumbuh 66,68% pada Januari-September 2023, sedangkan pasar ekspor mencapai Rp 250,24 miliar.
Baca Juga
Beban pokok penjualan (BPP) SRSN tercatat naik 1,01% menjadi Rp 568,04 miliar per kuartal III-2023, dari Rp 573,85 miliar per kuartal III-2023. Alhasil laba kotor yang dicatatkan SRSN tumbuh 65,7% menjadi Rp 183,05 miliar pada Januari-September 2023, dari Rp 110,45 miliar.
Adapun laba usaha emiten beraset Rp1,02 triliun per September 2023 tersebut tercatat mencapai Rp 71,19 miliar, meningkat 309,33% dari Rp 17,39 miliar dibanding posisi Januari-September 2022.
Sementara posisi ekuitas perseroan sebesar Rp 699,72 miliar per kuartal III-2023, naik tipis dibanding Rp 658,34 miliar pada periode Desember 2022.
Posisi liabilitas tercatat Rp 321,58 miliar menunjukan kenaikan sebesar 47,33 % pada 30 September 2023 dibanding Rp 218,26 miliar per 31 Desember 2022.
Baca Juga
Pakuwon Jati (PWON) Catat Lonjakan Laba 23,6% Jadi Rp 1,38 Triliun
Sekretrais Perusahaan SRSN mengatakan, kenaikan liabilitas yang tinggi disebabkan adanya penambahan pinjaman jangka pendek untuk pembelian tetes (bahan baku).
“Manajemen berpendapat bahwa terjadinya kenaikan pada total kewajiban tidak berdampak pada kinerja keuangan perusahaan pada tahun 2023,” paparnya.
Dari pencapaian tersebut, laba per saham SRSN tercatat Rp 7,78 per saham, naik dibanding Rp 0,72 per saham pada periode yang sama tahun 2022.

